Arsip untuk Januari 7th, 2008

Enam Januari

Enam Januari, empat tahun lalu, tepat menjelang tengah malam
Bunda berjuang menahan sakit untuk melahirkanmu, Nak
Rasa sakit yang teramat sangat bahkan melebihi ketika
Kakakmu  lahir satu setengah tahun sebelumnya
Bahkan Bunda sempat menggigit tangan Ayahmu (sengaja, sih…)
Apa karena jarak yang terlalu dekat? Atau karena kau lebih montok?
Apapun alasannya, sakit itu hilang seketika
Saat Bunda dengar tangisan pertamamu…merdu…indah… 
Sekarang kau semakin [...]

Continue reading »