28 Jan: Siang ini, sepi terasa, hanya terdengar dengkur halusmu, Pa. Namun hanya sebentar, sesaat kemudian kau terbangun, kaget entah karena apa, lalu terlelap kembali. Kasihan Papaku, sungguh tidur yang tak nyenyak. Kutatap wajah tua Papa, masih tampak sisa-sisa ketampanan, hidung yang mancung – yang entah mengapa tidak diturunkan padaku – dan alis lebat yang [...]
Komentar Terakhir