Arsip untuk September, 2009

Mbak….oh….mbak….

Apa yang aku kuatirkan terjadi
Si Mbak tak kunjung kembali
Sungguh remuk redam kalbu ini
Bak ditinggal kekasih hati
Segala tlah kuberikan
Subur ku pupuk harapan
Apa daya tinggal khayalan
Si Mbak mengecewakan
Tanya ku kirim lewat bayu
Jawaban pun tlah menunggu
Kubuka dengan ragu
Oh, Si Mbak pulang tak menentu
Jumat dia janjikan
Hari ini malaikat ku liburkan
Esok ada ulangan
Maka cuti kan kulanjutkan
Mbak oh mbak
Kau tlah kuanggap [...]

Continue reading »

Kaos Kaki

Aku tentu sudah pernah cerita tentang Guantengku yang selalu memakai baju tentaranya. Ke manapun pergi bahkan kalo baju kebesarannya itu dicuci Guanteng enggan ikut bepergian. Sudah kubelikan jaket yang lain, bukannya untuk pengganti malah dirangkapnya pula. Duh, aku sering sumuk sendiri ngeliatnya. Calon Jendral yang sudah sangat terobsesi.
Kali ini kisahnya tentang kaos kaki. Setelah rapi [...]

Continue reading »

Es Brasil Mirama

Pada jaman dahulu kala, ketika aku masih kecil ada jajanan yang uenak, namanya Es Brasil. Bentuknya kotak seperti bantal, paling enak pada waktu itu rasa es dawet. Wuih, sueger banget! Nah Kawan, pada suatu hari aku menemukan kembali es yang segar itu! Dalam wujud yang berbeda siy, klo skarang bentuknya kayak es mambo biasa bulat [...]

Continue reading »

Dualisme Lebaran

Lebaran? Wow, hari yang dinanti-nanti gak cuma oleh para muslim bahkan yang non muslim. Mengapa? Tentu saja karena Lebaran berarti libur, THR, makan ketupat, itu setidaknya pandangan non muslim. Bagi yang muslim tentu saja mempunyai makna yang lebih dalam.
Aku pun sangat menanti-nanti hari raya ini. ‘Coz berarti liburan dan makan rendang dan gulai ayam buatan [...]

Continue reading »

Waduk Walahar

Meminjam istilah Guanteng, kemaren aku hanya puasa 12, puasa ampek jam 12 aja hihihi…. abis panaaaaas banget! Ceritanya maren aku ke Karawang Timur, sehabis ke kelurahan dilanjutkan ke Puskesmas Ciampel. Duh Kawan, jauhnyaa… Untuk menuju ke sana kami harus melewati jalan yang berliku-liku, beberapa jalan rusak dan sempit sekali. Yang lebih seru ketika menuju puskesmas, [...]

Continue reading »

Gempa

Gempa kemaren sungguh mengerikan. Sebetulnya aku pengeen sekali bisa cerita kondisiku saat gempa maren. Tapiiiii….. gak brani. Soalnya kalo aku crita maka akan ketahuan “kebandelanku” kemaren hehehe…..
Yang pasti panik dan gemetar. Hal pertama yang kulakukan adalah menelpon anak-anak di rumah. Tapi Kawan, telpon gak isa dihubungi, huwaaaaa…… aku panik banget. Aku kuatir anak-anak ketakutan. Dan [...]

Continue reading »

Mengapa Diciptakan Kalau Hanya untuk Dibunuh?

Tadi malam, kekasihku membaca buku yang sangat tebal, seperti kebiasaannya sehabis sholat. Entah itu tafsir ato hadis, ato apa aku tak tau. Setiap membaca hal yang menarik, kekasihku membacakannya untuk kedua malaikatku. Salah satunya adalah membicarakan cicak. Rupanya ada pernyataan bahwa membunuh cicak itu tidak apa-apa, bahkan cicak memang harus dibunuh. Wah, Si Cantik yang [...]

Continue reading »

Unggu

Pada suatu malam, aku lihat Cantik sedang menggambar sambil menggumamkan sebuah lagu. Owh, rupanya dia mengikuti lagu yang sedang tayang di TV. Maka aku iseng bertanya padanya.
Aku          : Dek, itu lagu siapa yang Adek nyanyiin?
Cantik     : Lagunya Ungu, Bunda.
Aku          : Ooo, Unggu..
Cantik     : Bukan Unggu, Bundaaaa, tapi Ungu
Aku          : Lho, iya Unggu kan?
Cantik      : Bukaaaaan, [...]

Continue reading »