Bulan puasa kali ini aku dapat jatah bikin ta’jil untuk mushola hari Senin. Wah, kalo tahun-tahun sebelumnya kan hari Sabtu or Minggu. Kalopun hari kerja biasanya aku tinggal bersabda pada staff rumah tanggaku yang pandai memasak. Tapi sejak dia keluar 3 th yang lalu aku jadi harus mikir sendiri buat tajil, ‘coz staff yang baru masih ABG dan tak gitu pandai bikin kudapan.
Nah, di saat hati gundah gulana dan bingung tak bertepi (hayaaahh) memikirkan tajil, tiba-tiba aku teringat pada makanan kesukaanku waktu kecil. Es hunkwee. Ahaii, kalo bikin es kan mulai dari hari Minggu gak masalah. Kalo makanan lain kan harus fresh. So, aku mencoba untuk membuatnya. Begini resepnya, Kawan.
Bahan:
- 2 bungkus tepung hunkwee
- 8 – 10 sdm gula pasir (sesuai selera) untuk tiap porsi
- 1 sachet pop ice coklat
- 1 sachet pop ice strawberry
Cara membuat:
- Tuang pada panci 1 bungkus tepung hunkwee dengan air kira-kira 3-4 gelas
- Tambahkan gula pasir 8 – 10 sdm (sesuai selera)
- Tambahkan 1 sachet pop ice coklat
- Rebus sambil terus diaduk-aduk hingga mendidih (meletup-letup)
- Tuang pada loyang persegi, dinginkan
- Ulangi untuk tepung hunkwee yang kedua dengan tambahan pop ice strawberry
- Setelah mendidih, tuang di atas kue yang coklat tadi
- Dinginkan, kemudian masukkan dalam lemari es sampai dingiiiin banget
- Naah, setelah dingin banget potong-potong dengan tebal 1 – 1,5 cm
- Bungkus dengan plastik
- Masukkan freezer hingga membeku, hidangkan
Nah, lha kiye….. Es Hunkwee chocoBerry a la chef chocoVanilla…. tarrara…..
Aha, anak-anak pasti suka. Dingin, kepes-kepes, and segaaar. Kalo gak suka pop ice bisa diganti dengan yang lain kok, milo sachet ato nutri sari biar makin segeerr. Nah, klo yang ini dah abis, aku mo coba pake cappuccino ato chocovanilla hahahaha….. (sing doyan aku tok).
Selamat mencoba, Kawan. Murah meriah tapi suegeerrr……








seger dan dingin , nyam2 , bisa dikirim juga ke saya hehe
Choco:
wah, jadi yg pertama, layak dapat Es Hunkwee Chocoberry (tetep ngarep hehe)
Choco:
halooo salam blogger Indonesia ^^
apa kabar kawan?
yuukk, mampir ke blog pelangii, jangan lupa tinggalkan jejak dan komentar ya untuk tulisan pelangi yang satu ini…
http://pelangiituaku.wordpress.com/2010/08/24/welcome-to-the-next-city-2010-%E2%80%9Cjelajah-kota-depok-2010%E2%80%9D/
karena ini sedang diikutkan lomba, doakan semoga menang yaaa ^^
terima kasihh^^
salam,
pelangiituaku
Choco:
Arrgghhh …
aku ngeces …
Choco:
laaahhh kenapa aku bacanya selalu pas siang2???
Mana lagi haus banget…hihihi…kecapekan ngomong
Makasih ya..bisa buat buka bersama di sekolah kakak
Choco:
hemmm hemmm hemmmm,, mau mau mau…
enak kayaknya nih..
Choco:
Paling suka es. Pasti enak-seger.
Kenal es kayak gini sejak kecil, walau gaya desa dan namanya ya es gitu saja gak pake chokoberry atau chokoruyuk..namanya juga di desa.
Om nh, kalau ngiler jangan di lap. Biarkan dulu mengalir..pelan..terus…terus….tahan…tahan..tahan..makin panjang…yak..sedhot lagi oom..sluuuuurpppphhhhhh….ach…….
mantaf kan Ooom…….
thanks resepnya, besok tak cobanya…..
salam hangat dari Surabaya
Choco:
waah jadi pengen nyobain nih
itu cemilan saya dulu pas sd hihii
Choco:
wahh
pas nuy buad buka pwasa
hmmm
segerrr
Choco:
tolong dikirim ke salatiga 2 kodi saja! nantik pembayarannya saya transper liwat KUD Suka Mandiri…semoga sudah ada e bankingnya..soale disini ndak ada bank besar je..ndlesep ngisor gunung
Choco:
kirim ke kosku yah mbak
hihi
Choco:
dititipin trek-nya Walls itu lho..nyampek kampung saya kok
Choco:
wuiiiiiiiiii,,,ngiler sist,,, masih ada tak???
dah mo buka nih, boleh lah kirim kemari… ahay,,,
Choco:
[...] perbaikan oleh seorang ibu yang keren berikut, demi melakukan perbaikan keuangan, maka beliau rela mencoba sendiri. “daripada beli di warung, kan harganya seribu lima ratus per biji, mendingan bikin sendiri, [...]
[...] yang mengejutkan Si Cantik ingin berjualan es hunkwe! Aku gak suruh lhoo, bener deh! (naluri bisnisnya ini tentu saja karena darah Padang mengalir di [...]