Cinta Rasa Rendang

Cintaku Padamu Seperti Rendang

tahukah kau, bahwa cinta itu seperti rendang
pertama melihat mungkin tak begitu terasa
karena bentuk dan rupa yang mbleketek
namun sekali kau merasakan, kau akan ketagihan
dan kau ingin menikmatinya lagi dan lagi

mengapa seperti rendang?
karena cinta tidak datang tiba-tiba dan begitu saja
cinta harus diolah dengan bumbu yang rumit
diaduk berulang kali dengan penuh perasaan
sesekali dengan api besar namun sesekali dengan api kecil
kadang kau lelah dan ingin menyerah
namun bila terbayang kenikmatannya kau takkan berhenti
semakin lama kau masak akan semakin nikmat

mengapa seperti rendang?
karena cinta itu sedap dan lezat
ada pedas, gurih, sesekali bersemu pahit, sesekali liat dan menantang
namun terasa memikat bila kau sesap dengan memejamkan mata

tapi, mengapa rendang?
karena kekasihku urang Minang :oops:
dan semakin aku mengolah dan memasaknya
semakin aku menikmatinya
dan semakin aku cinta padanya :oops:
karena dia lezat seperti rendang :P

“Ungkapan Anti Biasa, Ungkapan Dengan HTML“.

24 comments to Cinta Rasa Rendang

  1. chocoVanilla mengatakan:

    Horeeee aku bisaaa……
    Lapor Pak Mars dulu ahh…. :D

    (sumpah mati, aku gak bisa masak rendang! :cry: )

  2. Imelda mengatakan:

    Karena urang Minang makanya rendang ya
    kalo orang bule pakainya wine atau cheese hihihi

    choco:

    Hahahaha…. kalo suaminya Japanese pakainya sushi ato sake, BuEm? :P

  3. nique mengatakan:

    suami saya bukan urang Minang, tapi dia cinta sama rendang
    mau dong mba dikirimi rendang buatanmu hehehe

    eh baru baca? bener ga bisa masak rendang? ah tiwas seneng mau :(

    choco:

    Rendang itu universal, Jeng, banyak yang suka :D

    Aku ndak isa bikin rendang, Jeng :cry: Soalnya mertuaku kalo bikin rendang enaaaaaak buangget! Aku jadi minder mau bikin :mrgreen: (alasan!)

  4. Lidya mengatakan:

    horeeee aku bisa masak rendang, pamer padahal dah ketauan kan kartu aku mbak hehehe. itu loh penjual bumbu

    choco:

    Wakakaka…Jeng Lid buka rahasia :P
    Emang rumit bikinnya, Jeng, tapi makin sering mencoba makin enak hasilnya :D

  5. Asop mengatakan:

    Rendang? Dagingnya yang empuk ya… :D

    choco:

    Empuk dan meresap :D

  6. dmilano mengatakan:

    Saleum,
    wkwkwkk… pantesan saja puisinya berbau rendang.
    semoga pak mars kasih joget pisang…..

    choco:

    Sudah dikasih josang, Bang :D

  7. Nchie mengatakan:

    Asik..Cintanya berasa rendang ya..
    Mba Piet..
    jadi mau rendangnya..

    choco:

    Aku juga mau, Jeng, kapan-kapan belajar bersama bikin rendang yuuk :D

  8. @yankmira mengatakan:

    eits dah, mantab bener rendangnya. aku bisa masak rendang juga, *beli bumbu jadi, ckckckck. Semoga rendangnya tetap lezat dan melezatkan :)

    choco:

    Hihihihihi….bumbu rahasia ya, Yank, ayo kirim sini :P

  9. Mabruri Sirampog mengatakan:

    karena bentuk dan rupa yang mbleketek…

    wkwkwk, ketawa yakin baca kata mleketek… bahasa Indonesianya apa ya bu mbeleketek itu?? :) )

    choco:

    Hahahahaha…merusak suasana ya, MasBrur :P
    Basa Indonesanya apa ya? Mleketrek mungkin? Halah, luwih parah :mrgreen:

  10. Evi mengatakan:

    Cinta ibarat rendang, yang tambah lama dimasak dengan api kecil rasanya akan semakin enak. Hm, jadi ingat rendang emak sendiri :)

    choco:

    Setujuuuu… makin lama makin sedep :P

  11. Orin mengatakan:

    hahahaha…. puitis sekali mbeleketeknya itu bu choco qiqiqiqi

    choco:

    Merusak suasana ya, Orin San :P

  12. honeylizious mengatakan:

    sukaaaaaaaaaaaa

    choco:

    Makasiiiiiiy :D

  13. Dhenok Habibie mengatakan:

    hahahaha, kenapa hrus ada mbleketeknya mbak choco?? bahasanya lucu.. tapi dhe gk suka rendang je, jadi tak tahu bagaimana cinta versi mbak choco yang rasa rendang..

    choco:

    Hihihihihi…. gak papa, Dhe Say, karena ini emang hanya versiku dalam mendefinisikan cinta yang sudah kronis :P

  14. maminx mengatakan:

    duh malem ini jadi pengen rendang. saya suka rendang ama kikil, hehehe

    tapi ngomong2 yu minah tak di ajak di postingan cinta ini nih ;)

    choco:

    Aahhhaiiii, kok jadi kau yang ngidam ya, Minx? Hiihhihihihi…..

    Yu Minah hanya pandai merujak tak pandai merendang :P

  15. dewo mengatakan:

    Hiks, jadi kelaperan…

    choco:

    Gih mamam dulu, ntar kurus lhooo :P

  16. nh18 mengatakan:

    Rendang ?

    Makin diangetin … Makin maknyuuusss …

    Alot alot gurih gemannaaaa gituh …

    Yamih lah pokoke

    Salam sya bu

    choco:

    Mantap, Om! Makin kering makin lezat :D
    Kalo kata Ibu saya makan rendang ki ngajak guyon. Soale lari sana-lari sini, maklum geraham sudah nyaris habis :mrgreen:

    Eh, gak bermaksud menyinggung soal gigi lho, Om :P

  17. Bella mengatakan:

    Bagi rendangnya donk tante cantik
    Bella suka rendang tapi gak bisa masaknya
    Salam manis dari Bella

    choco:

    Iiiiihhhhh, gemeeeezzzz banget ama pipinyaaaa…..
    Tante juga ndak bisa masak rendang, Bellaaaa…. minta beliin MbahKung di restoran Padang aja yaaaa :D

  18. advertiyha mengatakan:

    mesti makanan… senengnya kok iming-imingin ibu menyusui.. :(

    hahaha… keren puisinya sist..
    moga menyabetttttttt.. rendang,, eh…
    hihihi

    choco:

    Aaahhh, ibu menyusuinya saja yang doyan makan kayak aku hihihihihih….. :mrgreen:
    Piye ki, arep ketemu ra sido-sido? :(

  19. monda mengatakan:

    mbak ada lho yang parahh..
    kalau ngaduk rendang udah cape kan boleh digantiin sama yang lain….
    cinta a la rendang boleh dignatiin nggak he..he…

    choco:

    Waaaaa…..gak boleeeeeh, BuMon :cry:
    Dan lagi kalo ganti tangan katanya rendangnya gak enak lhooo :P

  20. Susu Segar mengatakan:

    klo misalnya rendangnya buat rebutan gimana. .. . ???? masihkah mau bertahan dan memperjuangkan mbak .. . . . . ???

    choco:

    Jikalau rendang itu belum terlanjur terhidang di depan saya, maka saya akan merelakan dan memilih gulai tunjang atau asam padeh aja atau kepala ikan bolehlah.

    Tapi jikalu sudah terhidang di meja saya, eeiitt….akan saya pertahankan, dan menyuruh yang lain untuk melahap gulai telur atau tongkol balado saja!

    (ini ngomongnya di resto Padang :P )

  21. Tebak ini siapa! mengatakan:

    Lahhh, sebenernya bisa apa nggak masak rendang. Hehe… :D

    choco:

    Gak iso blaz, Una! :cry:

  22. mas stein mengatakan:

    wih keren tenan si mbak iki, caranya nempel gambar di situ gimana mbak?

    choco:

    Welhadalah, Mase, saya cuma bikin tulisannya, kalo gambarnya dari Pak Mars http://marsudiyanto.net/ungkapkan-dengan-html.html

    Saya jadi maluuu :oops:

  23. marsudiyanto.net mengatakan:

    Lho…
    Saya malah belum komen disini to :D


    Sing penting saya dah dapet Josang :D

  24. vizon mengatakan:

    Ehm… saya urang Minang lho… hahaha… :D


    Iyo, awak baca baralek gadangnyo, Da :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s