Sepasang kekasih itu duduk berdampingan, memandang bulan penuh yang memantulkan sinar kemilau bintang. Malam yang syahdu.
“Jadi, maukah kau menjadi pasanganku?” Tanya Sang Macho pada kekasihnya.
“Aaahhh, tak ada yang lebih kuinginkan daripada menjadi istrimu,” jawab kekasihnya dengan menghela nafas panjang.
“Lalu, mengapa kau masih ragu?”
Kekasihnya memandangnya dengan tatapan merana.
“Kau kan tahu, orang tua kita, keluarga kita, nenek moyang kita, bermusuhan sejak bertahun-tahun, bahkan berabad-abad lalu. Apa jadinya kalau kita menikah?”
“Ah, persetan dengan mereka! Permusuhan ini takkan ada habisnya. Biar saja mereka bermusuhan, kita putuskan kutukan ini, Sayang. Kelak anak-anak kita akan hidup damai selamanya.” Ia memeluk kekasihnya dengan satu tangannya. Kekasihnya masih menunduk.
“Aku putus asa. Lihatlah, kau dari kalangan ningrat, sedangkan aku apa? Hanya jelata yang berkeliaran tak tentu arah demi mengisi perut. Apa jadinya kalau keluargamu sampai tahu? Aku hanya akan diusirnya saja,” ujar kekasihnya sedih.
“Tapi aku mencintaimu. Baiklah, kita lari saja, kabur, minggat?” Ajaknya penuh semangat. Kekasihnya memandangnya penuh cinta sekaligus kasihan.
“Kabur? Sayangku, kabur kemanapun aku akan bertahan. Tapi kau? Kau akan mati, Sayang. Aku tidak mau itu terjadi.”
“Lalu bagaimana?”
Siberian Husky itu memandang kekasihnya yang tak begitu rupawan – seekor kucing liar dengan bulu tiga warna – dengan putus asa.







Ck…ck…ck….judulnya emang keren bangget….
hahahaha
kasiaaaaan dong anak-anaknya. anjing kagak, kucing kagak.
Untung bukan anjing ama orang deh hihihi
walah binatang toh mbak
berpikirlah yang jernih,
meskipun akhirnya keluarga merestui
sungguh akan sulit bagi kalian untuk membina rumah tangga samara.
percayalah..!!!
ooooow so sweet. siberian husky kan ganteng banget tuh
aaaakh…
jalan ceritanya selalu saja menyesatkan dirikyuuuu….
apakah akhirnya mereka kawin sirih mba?…hihihi…
selalu ada kejutan di akhir cerita…
jadi seperti apakah anak mereka nantinya. hihihi
hehehe…. meooooong…..
asyik ceritanya; saya suka membacanya
Nggak bisa mbayangkan, hasil perkawinan antara Siberian Husky & Kucing Liar bentuknya kayak apa ya???
Hem… mgkn malah gak bisa beranak kali ya? Kan lain secara genetis? Mbuh ding…
menarik postingannya…aku suka apalagi judulnya menarik…salam kenal yaaa…:)
Jiahahaha, isolasi reproduksi gak tuh.
Keren kali ya kucing naksir anjing hihihi
hahaha.. si Mba Cantik ini bikin aku sakit perut ajaa.. Ditambah lagi mbaca komeng pertama itu..hahaha…
hmmm…anak mereka kelak jd mutan dunk bu Cho, spesies baru qiqiqiqi…
kesian ya, kasih tak sampai
salahkan cinta yang suka mampir seenaknya
kasihan kan jadi berderai air mata gitu hiks …
kejutan di akhir cerita ini yg jadi ciri khasnya Mbak Choco….
bikin semua tulisannya jadi menawan dan penasaran pingin disuguhi lagi cerita lainnya ….
salam
Selalu mengejutkan!!