Arsip untuk ‘Ketawa dulu’ Kategori

Bunda, jangan lihat!!!

Sebetulnya sih tidak senonoh untuk diceritakan, tapi lucu siiih Kepolosan Guanteng yang membanggakan sekaligus membuat tertawa.
Semalam, menjelang tidur seperti biasa kekasihku berganti celana bobok. Aku sedang menonton TV dan Guanteng sedang iseng bermain dengan pistolnya. Tiba-tiba Guanteng berseru, “Bundaaa, jangan liat Ayah lagi ganti celana.” Aku tentu saja tertawa, [...]

Continue reading »

Unggu

Pada suatu malam, aku lihat Cantik sedang menggambar sambil menggumamkan sebuah lagu. Owh, rupanya dia mengikuti lagu yang sedang tayang di TV. Maka aku iseng bertanya padanya.
Aku          : Dek, itu lagu siapa yang Adek nyanyiin?
Cantik     : Lagunya Ungu, Bunda.
Aku          : Ooo, Unggu..
Cantik     : Bukan Unggu, Bundaaaa, tapi Ungu
Aku          : Lho, iya Unggu kan?
Cantik      : Bukaaaaan, [...]

Continue reading »

Gak Macem-macem, kok?

Pada suatu hari, dalam perjalanan pulang aku menelepon Cantik. Misiku adalah minta ijin untuk mampir toko dulu untuk beli seragam pramuka.
Aku      : Cantik, Bunda langsung ke toko dulu yaa, beli seragam pramuka buat Adek
Cantik : Adek ikut Bunda, kan supaya bisa cobain dulu muat ato gak
Aku      : Gak usah, Bunda kan hafal ukuran baju Adek
Cantik  : [...]

Continue reading »

Foto Copy Wajah

Sebetulnya aku gak tega mo nulis ini, tapi karena ketawa mulu kalo inget yaaa gak papa deh kutulis. Dan mudah-mudahan doi tidak pernah baca blogku ini
Terjadinya jauh beberapa tahun lalu saat aku masih di kantor lama. Ada seorang staff admin sebut saja namanya Ani. Nah, pada suatu hari dia harus foto copy entah apa, pokoknya [...]

Continue reading »

Kisah Pengunduran Diri

Pada suatu pagi, eh dah agak siang deh, ya menjelang makan siang gitu,  seorang staf  keuangan di kantor menemuiku. Sebut saja namanya Lili (mirip nama sebenarnya, cuma dikurangi “s”). Belum sempat bicara apa-apa, baru memandang wajahku sesaat dia langsung menangis terisak-isak. Aku rada tersinggung sih, separah itukah wajahku hingga dia langsung menunduk dan menangis? Tapi [...]

Continue reading »

Yollanda Y

Berawal dari keisenganku di kantor. Entah kenapa kalo ada telepon intern aku bosan banget kalo harus menjawab “Hallo”. Maka kadang-kadang aku menjawab dengan “Holla” ato “Yello” maksude “Yee Hello”. Gak penting banget ya? Tapi itulah aku, selalu berbuat yang aneh-aneh. Pokoke kalo telp extension dah bunyi aku pasti menjawab dengan nada seperti itu, akhirnya teman-teman [...]

Continue reading »

Bius Lokal

Seorang kaya baru yang harus menjalani sebuah operasi berkonsultasi dengan dokternya.
OKB       : Gimana, Dok, dengan benjolan di lengan saya ini?
Dokter  : Ooo, ini hanya operasi kecil kok, cukup dengan bius lokal saja.
OKB       : Jangan, Dok! Saya ini orang kaya, lho, saya gak mau bius lokal. Pake BIUS IMPORT aja, deh!
Dokter  : @$*%????

Continue reading »

Kualat

Kemaren aku naek angkot bareng ma sobatku. Seperti biasa klo dah bareng kami berdua suka bercanda. Kadang kami bercanda sampe gak bisa berhenti tertawa akibatnya penumpang lain sampai ikutan senyum-senyum bahkan ada yang ngampet ketawa. Heran juga padahal kalo dipikir-pikir gak lucu-lucu amat tapi sering ketawa ampe sakit perut. Kayaknya kami berdua memang kelebihan hormon [...]

Continue reading »

Naik Becak

Seorang Ibu dan putrinya hendak naik becak. Terjadilah tawar-menawar di antara mereka.
Ibu                 : Bang, antar ke Kelurahan situ, ya. Berapa?
Abang becak : Sepuluh ribu aja, Bu.
Ibu                : Ih, mahal amat? Kan cuman deket situ. Lima ribu deh!
Abang becak : Wah, kan lumayan juga, Bu jalannya. Delapan ribu deh.
Ibu                : Gak ah! Lima ribu aja. Kan kita sama-sama [...]

Continue reading »

Lumpia Paling Uenak…

Di sebuah ibu kota propinsi ada gang yang terdapat banyak penjual lumpia. Khas sekali ‘coz di sepanjang gang itu hanya berjualan lumpia. Saking banyaknya penjual mereka saling bersaing dan mengklaim lumpia buatannya lah yang paling enak. Maka mereka memasang spanduk or neon box yang mengiklankan lumpia mereka paling enak.
Penjual I : Lumpia Paling Enak Se Indonesia
Penjual II : Lumpia Paling [...]

Continue reading »