Cintaku · Iseng Aja · Nimbrung Mikir

Kartini Berbaju Nusantara

Cantiknyaa malaikatku berbaju adat Jawa. Kutawarin pake baju Minang gak mau. Katanya “Adek kan orang Jawa, Kakak tu yang orang Padang.” Halah, wong sak pabrik kok bisa satu Jawa satu Padang hihihi….. Padahal hari Kartini taun lalu Cantik berbaju adat Betawi. Hebatnya semua pilihan Cantik  sendiri, ‘coz aku gak isa mendampingi ke salon hiks…hiks…

Biasaaa, sekolah kedua malaikatku itu selalu merayakan hari Kartini dengan parade baju daerah. Bahkan secara besar-besaran, ada pementasan drama “Sketsa Kartini“, paduan suara, tari-tarian, permainan organ oleh murid, dll.  Bagus dan keren, siiyyy. Palagi pas fashion show, lucu-lucu. Mulai dari murid ampe guru semua berpakaian adat. Jawa, Betawi, Bali, Minang, Makasar, Kalimantan, dll.

Tapiiiiii, menurutku kok kurang tepat ya kalo berbusana daerah gitu. Lebih cocok untuk acara 17 Agustus, mengenang kemerdekaan yang dari Sabang sampe Merauke, tentunya terwakili dengan menggunakan baju adat. Kalo hari Kartini aku lebih setuju anak perempuan memakai baju profesi, sperti baju dokter, tentara, polisi, pramugari, ato peragawati sekalipun. ‘Coz lebih mewakili perjuangan Kartini dalam “memerdekakan” perempuan. Juga menunjukkan kalo perempuan sekarang boleh meraih pendidikan setinggi apapun dan bisa melihat dunia seluas apapun. Bukankah itu yang ingin dicapai Kartini melalui tulisan-tulisannya?

Eniwei, pake baju apapun malaikatku ini tetep Cuantik he…he…he…

Lanjutkan membaca “Kartini Berbaju Nusantara”