Waduk Walahar

Meminjam istilah Guanteng, kemaren aku hanya puasa 12, puasa ampek jam 12 aja hihihi…. abis panaaaaas banget! Ceritanya maren aku ke Karawang Timur, sehabis ke kelurahan dilanjutkan ke Puskesmas Ciampel. Duh Kawan, jauhnyaa… Untuk menuju ke sana kami harus melewati jalan yang berliku-liku, beberapa jalan rusak dan sempit sekali. Yang lebih seru ketika menuju puskesmas, kami harus melewati persawahan. Wuiih, seru dan indah! Tapi Kawan, jalannya hanya bisa dilalui satu mobil. Bayangkan ketika harus berpapasan dengan truk. Untunglah sopir truknya mau mengalah ampe ke pinggir sawah hihihi…… Di sepanjang jalan kanan dan kiri sawah hijau terhampar. Air irigasi mengalir dengan indahnya, mengalunkan gemericik air kehidupan… halah…. Nyesel gak aku foto maren. Padahal jarang banget berada di pinggir sawah beneran, biasanya kan kliatan dari tol aja.

Setelah urusan selesai, aku menanyakan jalur alternatif agar gak lewat sawah lagi. Indah sih, tapi sempit banget. Ntar kalo papasan lagi ma mobil gimana? Oh, ternyata ada, Kawan. Memang sih katanya mesti lewat jembatan sempit juga tapi gak papa ‘coz ada yang mengatur. So aku putuskan lewat jalan kedua.

Ternyata Kawan, keputusanku gak salah! Jalan yang kutempuh melewati jembatan waduk Walahar! Wuih, kami girang banget. Apalagi di samping kiri ada tempat makan yang sangat terkenal dengan menu pepesnya. Maka aku dan sobatku memutuskan untuk belok hahaha…..

Menunya lumayan enak, yang khas di sini adalah pepes jambal. Maka aku cobain, yah ternyata sih biasa aja. ‘Coz sebenarnya aku gak tergila-gila pepes. Tapi macam-macam pepes ada di sini, pepes ayam, jamur, jambal, oncom, dll. Ada juga ayam goreng/bakar dengan nasi timbelnya, trus ikan bakar, buanyak deh. Menurutku yang paling enak adalah sambel trasi dan sayur asemnya. Wuiih, sueger banget! Ditambah udang goreng yang kemriuk. Nyam…nyam…

menu walahar
Ini baru sebagian, Kawan hehehe....
ikan jambal
Ikan jambal dari sungai Citarum, sebentar lagi jadi pepes hiiiy....

Segala macam menu akan dihidangkan, kecuali atas pesanan khusus. Nanti yang dihitung hanya yang dimakan saja, kok. Di sini murah meriah, makan sekenyangnya berdua ampek gak isa jalan (idiihh…) cuma habis 50 ribuan. Tempatnya pun nyaman. Ada lesehan, kalo mo repot dikit turun ke saung di antara pepohonan. Kayaknya asyik juga, tapi kami cari tempat yang praktis aja. Maklum pake sepatu hak tinggi hahaha….

Nah, sehabis makan kami jalan ke tepi waduk dan seperti biasa bernarsis-narsis ria hahahha….. dua biji emak-emak yang narsis abis. Gak kan kutayangkan di sini. Tapi foto waduknya aja yaaa…. Di sungai Citarum ini banyak sekali ikan-ikan aneka macam. Termasuk ikan raksasa di atas. Tapi ada juga larangan mancing di waduk ini.

dilarang mancing
Gak brani mendekat, takut kecemplung halah...

waduk
Karena kemaraukah?
waduk2
Kalo gak salah sih peninggalan Belanda waduk ini

Yang paling indah Kawan, ketika kami harus melalui jembatan sempit yang hanya cukup satu mobil itu. Cantiiik banget.

jalan sempit
Sempit bukan? Harus bergantian
jemabtan2
Duh, cantik bukan?

Setelah melewati jembatan ini tinggal menyusuri tepi sungai yang ternyata banyak juga pedagang-pedanga suvenir dan makanan.

jalanan
Menyusuri sungai

Kapan-kapan ajak keluarga ke sini aah, makanannya enak dan jalannya seru. Tapiiii panasnyaaaa…. oooohhh….. dan satu lagi, inget jalannya gak ya???

Iklan

4 thoughts on “Waduk Walahar

  1. nh18 September 7, 2009 / 11:48 am

    HHmmm …
    Walahar …
    Bendungan Walahar …
    Ini didekat pasar bendungan hilir itu bukan ya ?
    (hehehe ndak penting banget yak …)

    BTW …
    Choco tetap bertahan … tak menampakkan jati diri nya
    hehehe

    Choco:

    Benhil? Yah, kira-kira sonoan dikitlah 😀

    Wuehehehe…. sok misterius, halaaah…

  2. omiyan September 7, 2009 / 3:08 pm

    hhmmm kalau ditempat wisata ada ikan bakar mau dah kensana…kapan donk hehehe

    Choco:

    Buka puasa di sana nikmat sekali 😀

  3. nurrahman September 8, 2009 / 3:52 pm

    fotonya bagus, ikanyya gede amat, segerr dahh

    Choco:

    Iya, katanya ada yang lebih gede hiiiiyyy…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s