Iseng Aja · Tak Enak

Lambaian Tanganmu, Ooohh…

Sebagai seorang ibu dari kedua malaikatku yang masih SD, aku emang kurang gaul dengan ibu-ibu lainnya di sekolah. ‘Coz momen ketemu mereka-mereka ini kan cuma pas ambil raport ato pas ada kegiatan sekolah aja. Hari-hari biasa gak pernah ketemu, Sabtu sekolah libur. Sedangkan ibu-ibu yang lain nampak begitu akrab, bahkan ada gank nya pula. Gank arisan, gank belanja, dll. Tapii aku masih kenal kok dengan beberapa dari mereka. Terutama yang anak-anaknya dekat dengan kedua malaikatku dan ibu-ibu kerja yang gak punya temen jugak.

Nah, Sabtu yang lalu di sekolah mengadakan acara Hari Kartini. Wuiih, Guanteng memakai pakaian adat Padang, Cantik menjelma jadi gadis Bali. Aku mengantar mereka ke sekolah. Begitu masuk sekolah, kedua malaikatku langsung menemui teman-temannya. Tinggalah aku berjalan seorang diri menuju auditorium.

Tiba-tiba dari kejauhan seorang ibu melambaikan tangannya padaku sambil tertawa ramai. Karena dari jauh, maka aku gak terlalu mengenali wajahnya. Namun melihat kehebohannya melambaikan tangan padaku, ya aku sambut lambainnya dengan semangat juga. Gak enak, kan kalo dianggap gak kenal. Dia menunjuk-nunjuk ke arah auditorium. Aku pun mengangguk-angguk sambil tersenyum ramai dan tentu sambil menunjuk-nunjuk juga, menandakan aku akan segera ke sana.

Lha kok tiba-tiba, Kawan, seorang Ibu mendahuluiku dari belakang sambil berseru-seru, “Iya, kamu tunggu di sana yaa. Aku ke TU dulu bentarr…!”  Nyaring persis di kupingku. Lalu ibu-ibu di seberang sana mengiyakan. Lho?? Lha?? Jadi tadi itu bukan menyapaku ya?? Jadi sebenernya menyapa ibu-ibu di belakangku ya?? Walaaaahhhh!!! Malu banget aku!!! Udah sok akrab, sok kenal, sok punya temen, gak tauunyaa…..!!!

Kepalang basah udah malu, dan jarak yang semakin dekat dengan si ibu-ibu yang melambaikan tangan tadi, maka kuteruskan saja kegilaanku ini. Aku terus melambaikan tangan seolah-olah ada lawan bicara di sana. Sekalian aja aku teriak, “Aku duluan yaaa…!” Sambil manggut-manggut. Wis sekalian gila aja daripada malu!

Gadis Baliku...

P.S. Klo ada yang menyapa dari kejauhan, pastikan tak ada orang lain di sekitarmu sebelum membalas menyapa.

13 tanggapan untuk “Lambaian Tanganmu, Ooohh…

  1. AKU DULUAN YAAAAAAAAAAAAAAAAAHAHAHAHAHAHAHA@!@!!! XD

    Ibu yang keren dirimuh.

    Choco:

    Keren? Justru tiap hari aku berdoa agar anakku tidak malu punya ibu seperti dirikuh :mrgreen:

  2. halah tante ini..hebat bgt bisa mikir cepet
    aq sih bisa2 lgsung nunduk malu dan langsung pergi menghilang entah kemana :p

    Choco:

    Itu juga langsung nyari pojokan, ngumpet

    Tante? Kok aku berasa kayak tante-tante yang pake gelang emas di kiri kanan, trus cincin berlian segede gaban, kalung rante emas segede rel sepur, en rambut disasak 10 cm. Please, panggil aku “BU LIK” aja, yaaa….!

  3. Sy tersipu membacaonya hehe… mudah2 ga terjadi lagi ya? 😮
    salam kenal, sy nyarar ke blog bagus ini.

    Choco:

    Hihihi…. iya lain kali lebih berhati-hati 😀
    Salam kenal jugak, makasih dah mampir 😀

  4. Hahahah …
    Ini judulnya … Salah Dadah … lalu Nekat …

    kalau di saya kejadiannya …
    Ada orang melambai-lambai dari dikejauhan…
    disekitar saya tidak ada apa …
    tapi saya cuek saja …
    Maaf … mbak siapa ya ??
    Do I know you ?

    hehehehehe

    (dikemplang-dikemplang deh …)

    Choco:

    Gyaaa, yang malu jadi yang menyapa, dooong 😀

    (mmm, berani ngemplang gak yaa..??)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s