Dongeng insomnia · Nimbrung Mikir

Tube Top

Vani duduk manis di lobby yang dingin dan sejuk menyegarkan. Sungguh melegakan setalah hampir satu jam berpanas-panas di jalanan. Jadual presentasinya masih sepuluh menit lagi, masih cukup untuk menarik nafas dan menenangkan diri. Pintu ruang meeting utama masih tertutup rapat. Di ruang itulah Vani akan mempresentasikan produknya, bersaing dengan entah dengan berapa pesaing yang diundang Pak Hendra, manager personalia PT. Baterai Takkan Pernah Redup untuk melakukan tender. Kontrak senilai hampir satu milyar diperebutkan di siang yang sungguh membara ini. Pfff, Vani menghela napas panjang. Semoga goal pikirnya.

Lanjutkan membaca “Tube Top”