Palsu

Ini sudah yang kedua kali dalam waktu satu jam aku sambangi warung Yu Minah. Warungnya penuh terus, jelas males banget ngantri. Untunglah yang kedua kali ini sepi.

“Rujak ulek, Yu. Pake yang asem-asem, lagi pengen yang seger nih,” kataku lalu duduk di tempat favorit.

“Wah, lagi ngidam ya, Jeng? Kok tumben minta yang asem, biasanya paling anti sampeyan,” godanya. Wis tah, manusia satu ini mau tauuuuu ajah!

“Gak, lagi pusing Yu, pengen yang seger-seger aja,” sahutku. Yu Minah mulai ngulek bumbu dengan sigapnya.

“Yu, denger-denger Pak RT ketipu beli motor?” tanyaku membuka percakapan.

“Lho, sampeyan denger jugak to? Kapan nggosipnya? Sampeyan kan pergi pagi pulang malem?”

Sial! Wong aku tau juga dari si Mbak.

“Kalo berita gitu mana mungkin gak kesebar, Yu? Kan pelajaran jugak buat kita supaya berhati-hati gak terulang kejadiannya.”

“Iya jugak. Kasian lho Pak RT itu. Mbeliin buat anaknya motor tapi STNK dan BPKB nya palsu. Ketahuannya juga pas mau perpanjang STNK .”

“Emang sekarang lagi musim lho, Yu, pemalsuan surat-surat kendaraan gitu. Malah katanya sudah ada gerombolan yang ketangkep. Canggih lho mereka itu bikinnya, mirip bianget!”

“Mangkanya mesti hati-hati. Kalo transaksi kendaraan bermotor usahakan jangan hari Sabtu ato Minggu. Ndak isa dicek. Samsat kan kalo Sabtu libur, gak isa nerima nggesek nomer rangka dan mesin itu.”

“Masalahnya bisa liat-liat ato bisa transaksi itu kan biasanya Sabtu, Yu. Kalo hari kerja susah ijinnya.”

“Ya harus rela berkorban, daripada ketipu malah ruginya berlipat-lipat, to?”

Iya jugak siy. Yu Minah sudah mulai membungkus rujakku. Sekilas aku melihat ada kaleng biskuit King Ghian di meja belakang.

“Eh, Yu, denger-denger sekarang banyak juga lho biskuit palsu?”

“Hah? Masak iya? Palsu gimana?”

“Kemaren saya disuguh biskuit King Ghian di rumah Bu Susan,” jawabku dengan bisik-bisik aroma gosip. Yu Minah langsung tertarik dan mendekatkan muka ke arahku.

“Terus? Terus?”

“Ehh, pas tak buka ternyata isinya rengginang, gak ada kuenya sama sekali. Palsu kan?”

“Wee lhadalah, itu kan kaleng bekas biskuit, Jeeeengg!!!”

:mrgreen:

Iklan

13 thoughts on “Palsu

  1. Imelda September 22, 2011 / 11:57 am

    hahahah khing ghian! Namanya aja palsu 😀

    choco:

    Hihihihihi…. takut dituntut, Bu Em :mrgreen:

  2. Orin September 22, 2011 / 12:19 pm

    hahahaha….itu kan biskuit rasa rengginang toh? 😛

    choco:

    Hihihihihi…. iya, Orin San, rengginang rasa trasi 😛

  3. Mabruri Sirampog September 22, 2011 / 12:21 pm

    hahhahaha,,, lebaran wingi akeh penipuan biskuit bu???
    wadahnya keren, tpi isniya ko ya nek ora rempeyek ya rengginang.. hahah

    choco:

    Ono kripik pisang jugak, Mas Brur. Tak pikir coklat jebulane lanting, kuciwaaaa…. 😥

  4. alamendah September 22, 2011 / 2:02 pm

    Kemarin juga saya ketipu. Buka biskuit ee…. isinya kerupuk….
    Ternyata banyak yang ketipu ya. Mulai motor, biskuit sampai-sampai suami juga ketipu. Kirain lelaki ternyata …

    choco:

    Ternyataaa…..hiiiyy jadi-jadian :mrgreen:
    Mangkanya teliti sebelum membeli, teliti sebelum ijab 😆

  5. Asop September 22, 2011 / 5:13 pm

    Huahahah oalaaah belum pernah nemu kaleng bekas biskuit untuk wadah pisang goreng sih… :mrgreen:

    choco:

    Jangan, nanti pisangnya lepek jadi ndak enak 😀

  6. honeylizious September 22, 2011 / 5:24 pm

    mau dong rengginangnya 🙂

    choco:

    Sini mari, masih ada di kaleng biskuit “Slamet” 😀

  7. marsudiyanto September 22, 2011 / 8:38 pm

    Yu Minah makin lama makin cerdas…. 😀

    choco:

    Kan belajar ama Pak Mars 😳

  8. Dhenok September 22, 2011 / 10:47 pm

    hahahaha, pas mo lebaran kemarin juga banyak dapat sms gitu mbak.. awas banyak biskuit blablabla palsu beredar, karena setelah dibuka ternyata isinya rengginan bukan biskuit.. yu minah yu minah, aya aya wae..

    choco:

    Memang pas lebaran banyak yang palsu. Uang palsu, biskuit palsu :mrgreen:

  9. Emanuel Setio Dewo September 23, 2011 / 7:43 am

    Ngecek nomer STNK bisa lewat SMS kok. Sayang aku lupa nomernya.

    choco:

    Langsung dibales ndak? Ntar ndak isa mbales karena kehabisan pulsa :mrgreen:

  10. Lidya September 23, 2011 / 3:13 pm

    hahaha biskuit palsu ini sudah menjamur diseluruh indonesia klai ya mbak

    choco:

    Waduuuh, sudah palsu jamuran pulak :mrgreen:

  11. Mood September 23, 2011 / 8:20 pm

    Keknya enak rengginang nya ketimbang biskuit khing gian nya 😛

    choco:

    Ho’oh, rasa udang gurih, Bang 😀

  12. nia/mama ina September 27, 2011 / 12:57 pm

    hahaha…rengginang rasa terasi….berarti pnipuan sdh marak dr jaman dahulu yach hihihi…soalnya dulu saya klo ke kampung pasti isi kaleng biskuitnya rengginang

    choco:

    Ato krupuk ya, Mam 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s