Cintaku · Iseng Aja

Captain America kok jadi X-Men?

Kalo dicubit pasti gak berasa ya 😳

Malam minggu kemarin kami menghabiskan waktu dengan nonton film. Meski kedua malaikatku belum selesai ujian tapi gak papalah, besok belajar lagi 😀 Kita sepakati untuk nonton Captain America yang bisa ditonton anak-anak. Maka seperti biasa aku menelpon untuk memastikan film main jam berapa. Dan supaya agak santai kami pilih jam 19.00. Dan berangkatlah kami ke sana, kebetulan kami pilih di XXI Besqi yang gak terlalu ramai dan dekat rumah.

Sesampai di Besqi aku dan kedua malaikatku turun di depan bioskop sementara kekasihku berjuang mencari parkir. Dan di depan loket aku dibuat terkejut. Ternyata XXI ini tidak memutar film Captain America! Waks!! Pantas saja posternya kok gak ada. Jadi aku tadi telpon XXI mana ya? Hihihihi….. dan tentu saja anak-anak yang sudah terlanjur mau nonton agak kecewa. Untunglah ada film X-Men First Class. Lalu kutanya mbak yang jual tiket. Aman gak film ini buat anak-anak? Kata mbaknya lumayan aman siy. Maksudnya ada adegan some little kissing dan pakaian minim. Owh, kupikir gak apalah, biar nanti ayahnya yang heboh menutup mata anak-anak :mrgreen: Jam tayangnya? 21.30 😦 Untung besok hari Minggu 😀

Hubungan yang rumit antara Magneto dan Prof. X 😀

Dan ternyata bagus bangeeettt!!! Gak nyesel nontonnya. Dan seperti biasa aku sangat menyukai tokoh yang jahat tapi baik 😀 Magneto! Yes, dia jahat (‘coz masa lalu yang kejam!) dan dia juga anti pada manusia yang memang pada waktu itu berniat menghabisi para mutant. Tapi dia juga baik pada Prof. X yang sangat dipercayanya. Meski akhirnya mereka bermusuhan karena beda jalan hiks…hiks… 😥

Sayang ya, perpecahan itu harus terjadi. Apalagi Raven yang lalu memilih menjadi pengikut Magneto. Wis tah, pokoke kuereeen buanget deh! Padahal pada awalnya aku sempat kuatir tak bisa menikmati film ini 😀

Nah, sekarang adegan lucunya. Di tengah-tengah film yang sedang seru-serunya, Si Cantik kebelet pipis. Aduuhh!!! Mo tak suruh nahan kasian film masih panjang, mo tak anterin kok ya sayang kehilangan adegan seru. Tapi melihat kaki Si Cantik yang persis kayak orang lagi jahit ya sudah akhirnya kuantar deh.

Selesai pipis, karena sudah sepi dan malam makin larut, buru-buru kami masuk ke pintu teater. Sampai di dalam kok berasa aneh ya? Tadi bangku penonton ada di sisi kiriku kok sekarang kebalikannya? Dan benarlah! Kami salah masuk studio! Wekss! Pas kulirik layarnya, ternyata film Indonesia dan judulnya Keranda Kuntilanak! Waaaaa…… untunglah setannya belum keluar. Bisa mati berdiri aku. Segera kutarik Si Cantik keluar. Kami berdua tertawa geli. Petugas kafe yang masih ada di situ ikutan tertawa pas kujelaskan kami salah masuk.

Kali ini kami masuk ke studio yang tepat. Si Cantik dengan terburu-buru berjalan mendahuluiku dan langsung duduk manis di kursi akupun segera mengikuti. Tapi kok kali ini berasa aneh jugak ya? Kutengok Si Cantik yang tanpa dosa langsung bersandar di sebelahnya. Dan? Oh, nooooo???? Ternyata bukan kekasihku tapi Om-om gendut dan istrinya. Weksss, lagi-lagi sambil kuseret Cantik aku terbirit-birit menuju deretan bangku belakang. Tentu saja sambil cekikikan berdua. Aku sampe gak bisa jalan saking gelinya tertawa. Dan kekasihku sudah menunggu dengan ekspresi aneh, nih dua gadisnya ngapain cobak? Ya ampyuuuuun malunyaaaaa 😳 😆

Dan sepanjang sisa film aku sering tiba-tiba tertawa ndiri kalo teringat. Aduuuhh, Cantik…..Cantik….. kamu itu kok ya Bunda banget siy? 😆

Semua gambar diambil dari Google 😀