Fitting Room

Bagus ya? Foto minjem dari Google.

Akhir tahun adalah masa-masa yang penuh godaan buat para wanita. Mengapa? Karena eh karena sale in everywhere! Yups, dan seperti kebanyakan wanita ato wanita kebanyakan akupun ikutan mericuhkan suasana 😀 Bersama Cantik mencari-cari sesuatu yang menarik. Dan kau tentu tahu, Kawan, dalam suasana seperti ini pasti kamar pas ngantre luar biasa. Demikian juga ketika aku dan Cantik hendak mencoba blouse. Fitting room segitu banyak tak ada yang terbuka satupun! Bahkan satu pintu bisa diantri oleh beberapa orang. Sungguh berat perjuangan seorang wanita dalam membeli baju!

Tapi aku punya siasat, Kawan. Aku antri di satu pintu dan Cantik kusuruh antri di pintu lain. Nanti siapa yang terbuka duluan kami masuk bareng 😀 Demikianlah pada suatu hari aku ngantri di ujung gang dan Cantik di ujung lainnya. Suasana tentu mencekam. Jika kau lihat wajah para wanita yang sudah kebelet mencoba baju, jangan sekali-sekali kau rebut antriannya. Bakal terjadi cakar-cakaran dan jambak-jambakan! Serius!

Karena suasana sepi dan mencekam itu aku berusaha mencairkan suasana dengan menggoda Cantik. Kulihat dia sudah mulai bosan tapi tentu saja aku harus mencoba 2 helai blouse ini! Discount 30% boo! Tanpa memedulikan wanita lain yang sedang mengantri dengan tegang aku mulai melancarkan serangan menggoda Cantik.

“Eeh, sendirian ya, Dek? Mamanya mana?” godaku. Cantik menjulurkan lidahnya menanggapi godaanku.

“Iih, hebat yaa, berani nyoba baju sendiri. Sudah kelas berapa sih?”

Cantik mulai malu dengan godaanku, mengingat para wanita nan garang tadi mulai memerhatikan kami dengan senyum geli.

“Bundaaaaa!” tegur Cantik.

“Oh, mana Bundanya, Dek?” godaku semakin menjadi sambil pura-pura menengok. Para wanita tadi sudah mulai tertawa kecil. Dan Cantik yang malu pun meninggalkan antriannya dan mendekatiku.

Tepat pada saat Cantik mendekatiku pintu terbuka. Aaarrrgghhhhh, wanita tak tahu malu yang di sebelah Cantik ngantri tadi langsung menyerobot masuk.

“Yaaaah, Adek siy pake pindah dekat Bundaaaa,” desahku tak berdaya.

“Salah Bunda sendiri godain Adek, kan malu?”

Gara-gara godain Cantik ngantrinya gak jadi cepet deh 😦 Dan sejak saat itu akupun akan berwajah garang di depan fitting room 😡

Iklan

13 thoughts on “Fitting Room

  1. nique Januari 22, 2012 / 1:18 am

    hahahaha
    maksud hati menghilangkan kebosanan
    eh yang ada malah kehilangan kesempatan fitting duluan ya mba xixixi
    makanya jangan iseng
    dah tau orang bete
    yang penting mah lain x sogokannya aja dikencengin hahaha
    *anak sendiri disogok dasar tante ini ga bener ngajarinnya ya*

    choco:

    Hihihihihihi…. lagi kumat isengnya, Nique 😀

    Eh, dah malem kok belom bobok siy? 😛

  2. Imelda Januari 22, 2012 / 2:01 am

    hahahaha wajah garangnya kayak apa sih?
    rasain deh godain orang jadi manyun sendiri 😀

    choco:

    Waah, serem, BuEm kalo saya lagi berwajah garang 😛
    BuEm, di Jepang jam berapa sekarang? Kok belum bobok siy? Di sini jam 2.26.

  3. Monda Januari 22, 2012 / 6:08 am

    Ngantri depan pintu berbeda berlaku juga di toilet cewek, karena toilet selalu bludak pas jam selesai pemutaran film.
    Ksmi mantengin 3 pintu lho, mana yg terbuka duluan langsung masuk sekaligus bertiga

  4. serambipuisi Januari 22, 2012 / 7:12 am

    pengen lihat wajah garangnya Mbak Choco ….
    pasti masih manis kayak Chocovavanila…… 🙂
    salam

  5. Lidya Januari 22, 2012 / 8:49 am

    bunda sih jail jadi aja hilang deh antriannya 🙂

  6. nh18 Januari 22, 2012 / 10:08 am

    Oke … oke …
    saya tidak akan pernah berani mengganggu …
    mereka yang sedang antri menunggu di fitting room …
    membawa 3-4 lembar pakaian …
    dengan pandangan “mata nanar diskon” dan perilaku “sakaw” yang khas ituh …

    tidak akan pernah … !

    (dari pada di “goreng”)

    hahaha

    salam saya bu Choco

  7. Dhenok Habibie Januari 22, 2012 / 4:23 pm

    hahahaha.. ternyata mbak choco sudah lihai dalam mengantri di fitting room.. kurang lebih tips kita sama mbak, dhe juga gitu sama temen.. satu dimana, yang satu dimana ngantrinya.. 😀

  8. Mabruri Sirampog Januari 24, 2012 / 12:02 pm

    huwahahahaa,,,,,
    cantik joged2 dong abis itu, gantian ngledekin mamanya…. qkqkqkqk

  9. tunsa Januari 24, 2012 / 4:50 pm

    hahahaha… beda banget sama pria, mending gak jadi beli daripada suruh ngantri 😀
    salam

  10. mandor Januari 24, 2012 / 8:11 pm

    Ow ow ow … gitu ternyata.
    Kapan-kapan akan saya salip ah, saya akan fitting celana panjang wakqkqkqkq

  11. Asop Januari 25, 2012 / 2:40 pm

    Hahaha saya juga mau ah ngegoda anak kecil seperti itu…. 😳

  12. dewo Januari 25, 2012 / 10:04 pm

    Wakakaka… pasti yang sewot ayahnya karena menunggu lama.

  13. Necky Januari 27, 2012 / 4:07 pm

    untung…masih pada sabar nungguin pintu terbuka. Kalau ga sabar…bisa2 nyobain baju di luar fitting room donk yah….hehehehe


    Ada lho, Bang, yang putus asa kelamaan jadi nyobain celana panjang di luar. Di double siiihh 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s