Dongeng insomnia · Iseng Aja

Lukisan Cinta, Episode 12

Kisah sebelumnya 😀

Episode 12

Ini bukan Sandra lhoo…. 😀

Setelah hujan deras kemarin sore, sore ini langit begitu cerah. Pantai begitu tenang seolah tak pernah ada kejadian apapun kemaren. Sandra bersandar di pagar dermaga sendirian menatap laut dengan gelombang-gelombang kecil yang lembut. Baru saja Aryo menelponnya, minggu depan ia akan datang. Ia ingin mengajak Sandra kembali ke Jakarta untuk membicarakan rencana pernikahan mereka. Seharusnya Sandra senang, namun entah mengapa setengah hatinya merasa bimbang. Sudah hampir satu bulan ia jauh dari Aryo, namun bisa dihitung dengan sepuluh jarinya pria itu menelponnya. Sandra tahu, Aryo begitu sibuk dengan pekerjaannya toh itu semua juga demi masa depan mereka.

Pandangan Sandra melayang jauh ke tengah samudera. Sesungguhnya ia takut pada laut, pada keluasannya dan pada ketakterbatasannya. Meski gelombang-gelombang kecil itu begitu tenang, air berwarna biru di kejauhan, namun siapa yang tahu apa yang tersembunyi di dalamnya? Kemarin sore gelombang begitu ganas, sehingga membalikkan perahu nelayan yang hendak pulang. Sandra sempat mendengar obrolan beberapa penjaja makanan di pantai. Begitu berat perjuangan seorang nelayan tradisional untuk sekedar mengambil sedikit kekayaan samudera.

Tiba-tiba seseorang menepuk bahunya lembut tapi nyaris membuatnya terlompat.

Lanjutkan membaca “Lukisan Cinta, Episode 12”