Cintaku · Iseng Aja · Nimbrung Mikir

Hadiah Lebaran

Dibesarkan di keluarga yang tidak pernah menjalani puasa sebulan penuh, aku mengajarkan pada kedua malaikatku untuk melakukan puasa tanpa iming-iming apapun. Berpuasa di bulan puasa memang wajib dan harus dilatih sejak kecil. Meski diawali dengan puasa setengah dulu 😀

Maka hari ketiga puasa Cantik mulai rewel. Kalo siang hari kutelpon menangis haus, tapi disuruh buka gak mau 😀 Sungguh perjuangan yang berat. Sebetulnya aku juga gak sekeras itu kok, lha mereka kan baru belajar. Dan akupun gak pernah mengalaminya seusia mereka. Akhirnya hari itu Cantik menyerah dan hanya puasa setengah 😀

Tiba-tiba tanpa membicarakan terlebih dahulu, Kekasihku menjanjikan “hadiah” pada Cantik. Kontan saja aku yang masih idealis ini protes keras.

‘Nanti kabur makna puasanya. Kelak anak-anak akan berpuasa untuk hadiah dan bukan karena menjalankan perintah agama,” protesku.

“Gak laah, ini hanya stimulus saja. Kan mereka juga masih kanak-kanak, kelak semakin besar tentu sudah mengerti,” elak Kekasihku.

“Ya sudah, pokoknya aku gak ikut-ikutan,” kataku menyerah.

Dan tahukah Kawan? (gaaaaaaaaakk) Semenjak dijanjikan hadiahnya (yang boleh meminta sendiri), Cantik menjalani puasa dengan riang! Siang hari jika kutelpon gak pernah lagi rewel! Jika kutanya, “Haus, Nak?” Dia akan menjawab, “Iya, Bunda.” Dan ketika kuhibur dia gak menangis 😀 Manjur sekali trik kekasihku ini 😛

Dan Rabu kemarin, karena telah melampaui setengah bulan puasa Cantik memperoleh hadiahnya. Dengan syarat, jika puasanya tidak berlanjut, hadiah akan ditarik kembali 😀

Aku gak tahu, bolehkah menstimulus anak-anak dengan hadiah agar puasa penuh? Tapi setidaknya cara ini berhasil. Dan semoga Cantik berhasil hingga hari raya nanti 😀

Bagaimana dengan Jendral G? Aku yakin 100% padanya 😀 Tapi iapun telah memperoleh hadiahnya, bahkan baru seminggu berpuasa 😀

Dan aku sendiri? Akupun telah mendapatkan hadiahku, meski kata Kekasihku kalo bolong hadiah ditarik kembali 😛 Hohohohoho….tidak bisaaaa… lha wong aku menghadiahi diriku sendiri kok, whee… 😆

Bagaimana dengan Kawan semua? Sudahkah mendapat hadiah? 😉

15 tanggapan untuk “Hadiah Lebaran

  1. komennya nambah lagi ah, ini pertama kalinya pascal dikasihuang loh mbak, emaknya kejam dia gak pernah dikasih uang 😀

    Gak papa, Jeng, daripada telat kayak Si Guanteng, sampai sekarang gak ngerti uang 😦

  2. aquwh dong… belum, bude.. 😛

    Alhamdulillah,
    eh, adek dikasih hadiah apa sih sama ayah..?
    hebaatt jadi bisa tahan hausnya.
    semoga lancar sampai selesai ya dek.. aamiin.

    Hadiahnyaa seruuu, Bundooo.. 😀
    Makasiy doanya yaaa…..

  3. kalo menurut saya sih gak apa-apa distimulus dengan hadiah.. toh Tuhan menstimulus kita dengan embel-embel pahala.. namun, disamping itu jangan lupa diajarkan pula untuk ikhlas, terutama ikhlas dalam beribadah

    Betul juga ya, Jo, kta yang sudah sebesar ini saja masih diberi stimulus oleh Tuhan 😀

  4. awal2 gpp kayaknya ya mbak 😀
    aku yo ngono sama ponakan
    menurut yg udah duluan jadi orang tua, katanya gpp, biar terbiasa dulu
    nanti kalau udah tambah besar kan sudah mengerti sendiri.

    jadi penasaran juga, si Cantik kira2 dapat hadiah apa ya dari ayahnya? 😀
    Soale aku blom dapet hadiah apa2 niy mba, mo ngirim? xixixi

    Ah, sungguh Biuda yang baiiik dan murah hati… 😀
    (merayu biar dapat bagian juga dari Biuda nih 😛 )

  5. masa2 TK dan awal SD memang anak2 dijanjikan hadiah..
    tapi sekarang ya puasa aja nggak nanya2 hadiah puasa, baju lebaran aja yang tetap minta he..he..

    Hahahahaha…kalo baju Lebaran itu wajib hukumnya, BuMon 😛

  6. sebenarnya kalau masih kecil tidka masalah di kasih stimulasi seperti itu… karena memang belum dewasa juga. semoga nanti besarnya ya tidak pamrih deh…

    Iya, MasApp, ini karena pertama kalinya mereka berpuasa full 😀

  7. Anakku belum berpuasa sih ya jadi belum aku coba kasih stimulasi atau apa gitu.
    Kalau aku sendiri, hadiah untukku ya beli baju sendiri kali yaa heuehueheue….

    Toss, beli baju dengan gak kalap hihihihihi…. :mrgreen:

  8. aku puasanya belum bocor lho Mbak Choco ….
    dapat hadiah juga gak ya dari Mbak Choco ???
    ( ngarep.com hehehee…… ) 😉

    mudah2an Adek puasa nya menang terus sampai hari raya nanti ya nak ….. 🙂
    salam

    Hahahaha… kalo BundoLy sampai bocor, aku mau ikutan juga hehehehe 😛

  9. Gpp bu Cho, dulu aku waktu kecil jg ya gitu, diiming2i hadiah, semakin gede ya malah malu kalo puasa minta dihadiahin segala hohoho..

    Cantiiiik, bagi2 tante dunk hadiahnyaaaaa 😀

    Sampe sekarang aku gak malau lho, Rin kalo soal hadiah :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s