Bertamu ke Pabrik

Tempat kerjaku adalah di kawasan industri, yang sudah tentu pekerjaanku pun pasti ada hubungannya dengan industri😀 Nah, karena sering berkunjung ke industri inilah aku sering menemukan hal-hal baru. Ada beberapa macam tipe perusahaan dalam menerima tamu. Mari aku tunjukkan😀

  1. Resepsionis

Di perusahaan ini tersedia lobby dan tentu ada petugas resepsionisnya, sehingga memudahkan kita untuk menyampaikan maksud dan tujuan datang😀 Terutama bila hendak bertemu seseorang. Lebih enak lagi jika langsung ada sekat-sekat untuk sebuah meeting kecil.

2. Tanpa Resepsionis

Nah, agak repot bila menjumpai tipe yang ini. Biasanya ada meja resepsionis di lobby tapi tak ada resepsionisnya. Di meja tersebut ada sebuah pesawat telepon dan daftar no extension dari tiap department. Jadi kita tinggal menelepon ext yang kita mau dan mencari orang yang ingin kita temui. Kendalanya adalah bila pesawat telepon tak ada yang mengangkat atau justru sibuk terus. Maka kadang ada waktu manyun yang agak lama sampai kita bisa menghubungi kembali dan bertemu orang yang kita tuju😦

3. Security

Sebelum bisa masuk ke perusahaan, biasanya ada petugas security yang mencegat dan melakukan pemeriksaan😀 Di sini kita diminta mengisi buku tamu dan meninggalkan kartu identitas. Aku pernah ninggalin kartu Jamsostek karena gak punya KTP dan SIM sudah wafat😆 Nah, Si Security ini yang akan menghubungi orang yang akan kita temui. Setelah ok, baru kita diijinkan masuk ke lobby dan duduk manis menanti orang yang akan kita temui muncul.

4. Blak-blakan

Ini adalah tipe yang paling mengejutkan dalam hidup😛 Setelah laporan dan meninggalkan identitas di security, kita akan diijinkan masuk. Dan biasanya pintu kaca menuju lobby aku pergunakan untuk mengecek dandanan😛 Yah, sekedar merapikan rambut yang berkibar-kibar terkena angin. Atau merapikan baju agar kelihatan lebih singset (padahal gak ngaruh😛 ). Dan begitu membuka pintu, mak jegagik! Terhamparlah ruangan luas tanpa sekat, di mana para karyawan duduk manis di belakang komputer masing-masing. Dan yang lebih mengerikan, begitu pintu terbuka maka hampir seluruh mata memandang ke pintu! Tentu saja membuat salah tingkah. Belum lagi kita bingung mau nanya ke siapa? Untunglah biasanya segera ada yang menghampiri dan menyapa. Fiuuhh! Malunya ya itu tadi, tiwas bergenit-genit di depan pintu😳

Oh ya, satu lagi. Jangan sekali-sekali mengenakan stocking atau kaos kaki bolong! Ini pernah ku alami, Kawan. Suatu kali aku berkunjung ke salah satu industri dengan tipe tanpa resepsionis. Begitu orang yang ingin kutemui nongol, maka aku segera berdiri. Tapi rupanya ada peraturan, untuk masuk ke dalam ruangan selain lobby, harus berganti sepatu. Memang sejak tadi aku memperhatikan sebuah rak sepatu kayu  yang berisi aneka selop hitam berbagai ukuran.

Nah, Si Tuan Rumah pun memintaku untuk menukar sepatu dengan selop yang tersedia. Dan baru aku ingat, stocking yang ku pakai bolong jempolnya! Haduuuuhh, mana Si Bapak nungguin sampai aku benar-benar ganti selop lagi ashamed0002 Free Emoticons   Shame Malyuuuu buangget! Lah, keprimen maning, maka dengan muka hijau membara aku mengganti sepatu dengan kikuk dan berdoa semoga Si Tuan Rumah tak melihat jempolku yang bolong ashamed0004 Free Emoticons   Shame

Begitulah beberapa tipe industri yang pernah aku datangi. Adakah Kawan pernah mendatangi industri dengan tipe menerima tamu yang lebih unik?😀

17 thoughts on “Bertamu ke Pabrik

  1. kyaine September 19, 2012 / 4:08 pm

    pengalamannya sama dng saya, wong saya juga bekerja di kawasan industri🙂

    Waah, di kawasan industri mana, Pak Kyai? Sapa tau tetanggaan😀

    • niqué September 21, 2012 / 6:52 am

      eh ada kyaine … ndengaren kyai?😀 turun gunung kah? Hehehe

      Psst, jangan bilang-bilang ya, Jeng… Pak Kyai itu cuma beberapa kali komen di tempat saya, maka sekalinya komen GR kronis saya langsung kambuh:mrgreen:
      Ina rahasia lho, Jeng…

  2. Wong Cilik September 19, 2012 / 4:51 pm

    Jarang ke industri mbak. Dari beberapa yang pernah ku datangi, tipenya sudah disebutkan disini …😀

    Hehehehe… nanti kalo ada yang unik lagi aku ceritain :D:

  3. LJ September 19, 2012 / 7:46 pm

    Bude satu kantor sama paklik gak..? beliau kan kerjanya ngurus pabrik juga😀

    Kira-kira beliau di pabrik dan kawasan industri mana ya, Mak? Sapa tau nih bisa kopdar bisnis😛

    • LJ September 21, 2012 / 7:46 pm

      sekitar KM 54,4 tol cikampek, bude.. ada tulisan gedenya disitu.. klo lempar sendal dari sana pasti nyampe ke kantor paklik😛

      Owh, Karawangkah? Hihihihihi…. nanti tak lempar sendal “Buaya” deh buat ngetes😛

  4. mechtadeera September 19, 2012 / 8:07 pm

    Tempat kerjaku ga punya resepsionis maupun sekuriti…alias model blak2an gitu, hehe… moga2 sih gak bikin kapok yg pada namu…

    Waduh, musti waspada untuk tidak berkaca sembarangan nih😛

  5. monda September 19, 2012 / 8:59 pm

    tempatku nggak ada resepsionisnya …., nanya ke satpam ajah..

    Hehehehe… satpamnya gak galak kan, BuMon?

  6. IbuDzakyFaiRaffa (@fitrianita13460) September 19, 2012 / 9:55 pm

    xi xixi mdh2an tuan ru,ahnya gak liat bolongnya ya

    Nah, itu dia Bu, mungkin sih liat karena kok wajahnya ngampet semyum gitu😳

  7. Imelda September 20, 2012 / 8:35 am

    kalo di Jepang banyak tempat yang mengharuskan lepas sepatu jadi kaus kaki ngga boleh bolong, dan wanita harus pakai stocking/kaus kaki, teidak boleh tanpa itu (dianggap “telanjang kaki”)

    Wah, berarti musti sedia stocking banyak kalo ke sana😀

  8. Applausr September 20, 2012 / 3:13 pm

    saya tuh kepikiran yang tanpa receptionist itu loh, kayaknya keren juga tuh ya… habis kadang suka kasihan dengan pekerjaan receptionist yang suka bengong sendirian tidak tahu mau ngapain. ide yang bagus tuh… tapi masalahnya yang dirimu kemukakan harus bisa diselesaikankan.

    Tapi lebih kasihan kalo dia di PHK lho, MasApp😛
    Mungkin harus ada pengalihan extension jika ext yang dituju tidak menjawab kali ya😛

    • niqué September 21, 2012 / 6:52 am

      betul sekali mbak. jaman saya masih kerja dulu, diwajibkan bagi siapapun yang akan meninggalkan mejanya untuk mengalihkan extensionnya ke orang yang memang sudah ditunjuk. jadi jangan sampai telpon di tempatnya krang kring gak diangkat2. karena saya termasuk orang gak sabaran, dan kalau nelpon gak diangkat2 bisa meluap emosinya hahahaha apalagi pas nelpon orang itu mau mberesin masalah … wesss … gawatlah pokoknya hihihihi

      Iya harusnya begitu ya, karena sungguh mengesalkan bila menelpon tapi tak diangkat

  9. Lidya September 20, 2012 / 3:38 pm

    thanks mbak buat peringatannya, aku kan kemana2 pakai kaos kaki hehehe bisa malu kalau bolong ya

    Waspada itu perlu ya, Jeng. Kirain gak bakal buka sepatu eh ternyata kena aja kejadian kayak gitu😀

  10. niqué September 21, 2012 / 6:55 am

    tentu saja pernah ke pabrik mbak. dulu ke jababeka pernah. ke kawasan krakatau steel juga pernah. wes macem2lah modelnya ya rata2 seperti yg mbak Choco ceritain itu sih. tapi aku blom pernah ketemu yg disuruh lepas sepatu ganti sendal ding. tapi yang begitu buka pintu sudah ruang luwas penuh manusia tanpa sekat yaaa udah juga hehehe untungnya sebelum ke sana udah tau gambarannya, karena yang saya telp cerita.

    maklum, jaman kerja kan saya rada ganjen, jadi klo pas telp2 gitu pasti nanya2, ruangan di sana gimana? model sekat apa engga? terus pantrynya ada engga … hihihi … engga banget ya pertanyaannya … tapi itu cuma saya tanya kalau sudah punya hubungan yang lumayan dekat, jadi gak ujug2 gitu mbak .

    Hihihihihii…. kalo dah akrab semang sebaiknya nanya ya, bair gak kejebak kayak aku😛

  11. Dewi Fatma Permadi Oktober 12, 2012 / 4:40 pm

    hahaha.. hahaha.. aku ngebayangin jempolmu mbak, sampe nggak brenti cekikikan..hahaha…

    Btw, aku juga kerja dikawasan industri, gak ada resepsionis. Punya ruangan terhampar luas juga, tapi untungnya aku punya ruangan dhewe nggak gabung disitu… Kapan ke tempatku?😀

    Kirimi aku tiket Jeng, nanti aku berkunjung dan kita rujakan berduwa sambil bercerita tentang masa lalu dan masa depan😀

  12. Jual Filter Air Juli 14, 2016 / 9:45 am

    kalo di tempatku ada resepsionis nya mba, jadi gampang kalo mau nemuin orang..

  13. Jual Penyaring Air Juli 14, 2016 / 9:46 am

    hahaha, malu banget ya pasti itu. Saya pernah ngalamin hal begitu juga mba, tapi saya akali dengan membuka sepatu dan kaos kaki secara barengan, jadi gak keliatan😀😀😀

  14. Jual Penjernih Air Juli 14, 2016 / 9:55 am

    lucu mba ceritamu, berarti sekarang sudah ready stock kaus kaki/stocking yang banyak dan gak bolong dong ya😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s