Cara Mencegah dan Menanggulangi Tawuran

Tawuran itu sama dengan perang dalam skala kecil. Nah, kalo sudah bicara soal perang, pasti banyak pihak yang dirugikan. Pada dasarnya perang adalah akibat dari ambisi, ego, dan keserakahan segelintir penguasa yang akhirnya melibatkan orang-orang yang tak mengerti apa-apa, hanya sekedar mematuhi perintah. Tawuran sama bukan?

Mari kita tengok sejenak. Peserta atau pelaku tawuran hampir 100% dilakukan oleh laki-laki. Baik tawuran sekolah maupun warga. Mengapa? Karena makhluk berjenis laki-laki ini dianugerahi energi yang luar biasa besar (sayangnya energi ini kadang tak diimbangi dengan hati dan otak yang besar:mrgreen: ). Selain energi, juga harga diri dan ego yang sama tingginya. Jika harga diri dan ego yang tinggi ini terluka, maka energi yang luar biasa itu akan meledak dan butuh penyaluran. Untuk melukai harga diri ini cukup mudah. Hanya butuh ejekan dan sedikit hasutan. Maka, BLARRR!! Dan jika ada sekumpulan energi eksplosif yang meledak, maka tak ayal lagi pecahlah tawuran.

Hampir semua tawuran diawali dari permasalahan segelintir orang yang lalu menghasut atau mencari dukungan orang lain atau kelompoknya untuk membelanya. Padahal kadang masalahnya sepele, hanya saling melihat atau melirik, kesenggol jempolnya, atau dendan kesumat yang turun temurun. Banyak cara untuk mencegah tawuran. Pembinaan, bimbingan rohani, pendalaman agama, keharmonisan rumah tangga pendidikan budi pekerti, dan lainnya. Sayangnya para pria ini, baik anak sekolah maupun yang sudah dewasa, tidak bisa distandarisasi baik perilaku, moral dan imannya bukan? Mau dibina kayak apa atau dibekali agama seperti apa jika sudah menyangkut emosi seringkali tak terhindarkan dari adu fisik. Bahkan fanatisme pun kadang bisa menimbulkan perselisihan. (Psst, kukira sesungguhnya semua berawal dari keputusasaan atau frustrasi masalah ekonomi sehingga mudah tersulut😦 )

Namun tawuran ini bukannya tak tertanggulangi lho! Hanya dibutuhkan seorang PEMIMPIN yang kuat dan cerdas! Baik pemimpin kelompok, sekolah ataupun pemimpin warga. Ubah tawuran menjadi ajang SPORTIFITAS dengan menggalakkan OLAH RAGA. Intinya agar naluri mereka untuk UNGGUL dan MENANG dapat tersalurkan, di samping membuang energi yang membludak itu.

Jika ada perselisihan, tantang adu BASKET! Jika ada senggolan, tantang dengan SEPAK BOLA! Jika ada dendam kesumat turun temurun, tantang main CATUR tujuh turunan! Rebutan cewek? Yuk mari rebutan bola TAKRAW! (eh, tapi bukan cewek lho pialanya😛 ). Kalau pemimpinnya yang ribut, silakan adu TINJU atau PENCAK SILAT, one on one! Kalau takut kena Parkinson, ya sudahlah adu BULU TANGKIS ajah.

Sepertinya klise banget ya, atau impossible gitu. Tapi bukannya tak mungkin bukan? Sekali lagi hanya membutuhkan PEMIMPIN jenis unggul yang cerdas dan sportif😀 Karena pada dasarnya tawuran terjadi jika sang pemimpin atau orang yang berpengaruh memutuskan: WAR or PEACE or SPORT!😀

Tawuran itu hanya kelakuan bantji! Beraninya keroyokan. Mau distempel pemberani? Jangan harap! Yang pantas hanya stempel PENGECUT!

Mungkin pembinaan bisa dilakukan pada para pemimpin atau sesepuhnya yang menjadi decision maker itu. Karena biasanya mereka dinobatkan atau diakui menjadi pemimpin karena ada keunggulannya, entah di bidang apa. Ini yang mesti dibina😛 Semoga berhasil!

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Indonesia Bersatu:Cara Mencegah Dan Menanggulangi Tawuran.

Wish me luck😉

20 thoughts on “Cara Mencegah dan Menanggulangi Tawuran

  1. chocoVanilla Oktober 5, 2012 / 4:29 pm

    Yaa ampooon, ngayal banget siiih, Jeng? Masak orang mau tawuran kok disuruh main bola? Ck….ck…ck…

    Biarin! Sing penting ikutan mikir, weekk…😛

    • Tebak Ini Siapa Oktober 6, 2012 / 6:02 am

      Muahahaha pertamax dewe ki lho…
      Sesuk tak tawuran ah, biar gak 100% laki-laki😀

      Ojo, Naa, ngerujak wae yuuuk…😀

  2. applausr Oktober 5, 2012 / 4:45 pm

    kalau bisa di implementasikan tuh solusinya pasti sudah selesai dari kemarin kali ya… satu ikut vote nih…

    Mission Impossible ya, MasApp🙂
    Makasiiiy… /p>

  3. marsudiyanto Oktober 5, 2012 / 6:07 pm

    Lagi2 saya harus mengatakan bahwa mereka yang pada tawuran itu pastinya bukan blogger Mbak…
    Itu artinya, salah satu cara mencegah tawuran adalah memotivasi mereka agar mau bikin blog…
    Semoga menang dalam kontesnya PakDhe…
    Salam!

    Nanti nek tawurannya pindah ke dunia maya piye dong, Om?😛
    Makasiy doanya, OmMars….

  4. ais ariani Oktober 6, 2012 / 11:47 pm

    Bu pieeeet…aku juga tadinya mau ikut kontes pakdeh yang ini. tapi masih ragu-ragu.
    baca postingan ini juga makin ragu-ragu. hahahhahahaha

    ide yang bisa diterima,tapi pemimpin yang dimaksud di sini ini siapa yah Bu Piet? pentolan-pentolan masing – masing sekolah atau siapa yah Bu Piet? *berpikir keras

    hmmm mungkin harus baca ulang aku nih (ketahuan ndak fokus deh ni..)

    Ayooo, Rianiii melu wae, biar seruu😀
    Iyo, maksude pentolane kuwi lho😛

  5. ais ariani Oktober 6, 2012 / 11:51 pm

    btw, ini cat rumahnya dalam rangka hallowen po Bu piet?

    Hehehehe, gak kok , Say. Aku seneng banget ama font nya, sayangnya theme nya terlalu childish yo?😛
    (padahal seringkali emang childish diriku inih😛 )

  6. bunda lily Oktober 7, 2012 / 7:15 am

    miris sekali ya Mbak Choco, lihat tawuran kok ya jadi “membudaya ” gitu😦

    pastinya bila segala saran2 dan solusi diatas ini diaplikasikan oleh para tawuraners, mungkin dari kemarin2 negeri ini sudah aman dan bersih dari berbagai macam tawuran 🙂

    Semoga sukses di kontes ini ,Mbak Choco🙂
    salam

    Orang kita emang susah diajak damai, Bundoo😦 Mungkin salah satu bentuk pelarian dari ketidakpuasan terhadap sesuatu yaa…
    Bundoo juga sukses yaa😀

  7. Myra Anastasia Oktober 7, 2012 / 7:31 am

    kl kesenggol jempol tantang apa mbak?😀

    Tantang suit Jepang aja, Jeng😆

  8. Lidya Oktober 7, 2012 / 11:22 pm

    mau tawuran disuruh main bola nanti kalah mainnya tawuran lagi ya mbak hehehe ops

    Wkwkwkwkw…iya juga ya, Jeng😆

  9. Wong Cilik Oktober 8, 2012 / 12:40 am

    artikelnya asyik … jadi ingat kalimat ‘senggol bacok … ‘
    tp saya jgn di bacok karena nyenggol disini ya …😀

    Di sini aman, Mas, paling cuma diajak rujakan aja kok😀

  10. dewo Oktober 8, 2012 / 9:26 am

    Semoga menang yaaa

    Amien, kau gak ikutan?

  11. mas stein Oktober 8, 2012 / 1:33 pm

    bolak-balik menang lomba gak tau nraktir *cih!*

    Wheladalaaahh, lha ini kontes masih berlangsung jeh, durung bubar, Mas!
    (lagipula wis suwe aku ra menang opo-opo kok😳 )

  12. Asfia Oktober 9, 2012 / 11:30 am

    sukses yaa! moga menang ikut kontesnya mba choco🙂

    tampilan baru yaak
    hehe sksd bgt yaa
    salam kenal.. dari kemaren saya suka nongkrong di blognya mba choco🙂
    saya suka sama cerita2 fiksinya, kereen

    Haaiiiii…. makasiy lho sudah berkunjung dan menikmati bacaan di sini… (jadi tersipu malu😳 )

  13. Laku Oktober 11, 2012 / 9:05 am

    Salam Sobat Blogger Indonesia, jika anda gemar menulis di blog serta memiliki waktu luang, ikutilah Blog Review Competition 2012 By Laku.com dengan Hadiah Total 16 juta Rupiah untuk 20 pemenang. Jadi kesempatan menangnya sangat besar lho.

    Rincian Pemenang:
    Pemenang I: Uang tunai Rp. 5.000.000
    Pemenang II: Uang tunai Rp. 3.000.000
    Pemenang III: Uang tunai Rp. 1.500.000
    Pemenang 4-10: Uang tunai Rp. 500.000
    Pemenang 11-20: Uang tunai Rp. 300.000

    Silahkan daftarkan artikel blog anda tentang Laku.com di Blog Review Competition 2012 By Laku.com

  14. Wisata Pulau Tidung Oktober 13, 2012 / 8:36 am

    Tawuran itu, menjadi ajang jago-jagoan di sekolah, padahal pengecut semua.

    Iya, beraninya keroyokan

  15. Wisata Pulau Tidung Oktober 13, 2012 / 8:39 am

    Mencari jatidiri, setidaknya pengen di akui’ dengan gaya yang salah.

    Betul..betul..betul..

  16. vizon Oktober 23, 2012 / 11:01 pm

    Ide yang menarik dan segar ini, hehe..🙂

    Makasiy, DaZon :d Tapi, mungkinkaahh….😀

  17. Seragam kerja kantor murah di surewi Oktober 30, 2012 / 3:50 am

    Hari sumpah pemuda telah berlalu, komentarku untuk artikel di atas mengenai peristiwa tawuran yg melibatkan pemuda-pemudi berstatus pelajar pun kunjung datang,,
    Saya berharap hari peringatan sumpah pemuda ini dapat mengetuk para hati pemuda-pemudi di Indonesia (apapun statusnya)..

    Amien…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s