KTP Baru

Setelah enam tahun aku menjadi “Manusia Tak Beridentitas” alias gak punya KTP maka aku sekarang menjadi warga tercatat Republik Indonesia😀 Yah Kawan, KTP terakhirku memang habis sejak 18 desember 2006 yang lalu. Sehingga selama ini aku tak tercatat sebagai WNI. Tapi herannya waktu pemilihan presiden kemaren aku dapat undangan lho😛 Giliran pembuatan e KTP aku gak dikasih undangan. Piye to?

Sebetulnya keinginan memperpanjang KTP sudah ada sejak dulu kala. Namun karena banyaknya alasan baik yang masuk akal maupun yang dibuat-buat, maka gak jadi-jadi. Nah, belakangan karena sudah banyak kawan yang memamerkan e KTP nya aku jadi tergerak. Sayangnya aku gak dapat undangan, karena KTP lamaku juga beda alamat. Awalnya mau minta bantuan security kompleks untuk membuatkan. Katanya bisa makan waktu satu bulan. Maka dengan modal nekat, pada pagi hari yang cerah aku mendatangi kantor kelurahan.

Celingak-celinguk mencari orang yang tepat, akhirnya aku masuk aja ke ruangan Urusan Pembangunan dan apaa gitu😀 Aku disambut oleh seorang kapiten bapak muda. Segera kusampaikan maksud dan tujuanku datang, tentu saja tanpa perlu menyampaikan daftar isi😛 Rupanya aku datang pada orang yang tepat. Segera saja aku dibantunya. Pada awalnya dia pura-pura mengomel selama ini identitasku apa? Trus segala urusan pake apa kok gak punya KTP? Dengan belagak gadis muda polos yang tak berdaya (hayah!) aku menjawab selama ini pake SIM. Padahal sumprit, SIM ku pun sudah habis sejak 8 th silam😦

Akhirnya selelah puas mempermainkan aku, Si X ini segera mengeluarkan jurus UUD, bahwa dia bisa bantu tapi butuh biaya.

Si X : Bisa makan waktu sebulan lho, Bu, dan biayanya lumayan juga. Kan ini mesti ganti alamat, surat keterangan polisi dan…

Aku : Trus berapa biayanya, Pak?

Si X : Yah, empat ratus ribu.

Aku : Waks! Itu seorang apa berdua, Pak? (kebetulan KTP Jakarta kekasihku juga hampir abis, maka sekalian aku urus).

Si X : Eh ya sudah, tiga ratus lima puluh ribu buat berdua.

(Lhadalah, aku gak nawar cuma kaget dikit kok langsung diturunin:mrgreen: )

Aku : Oh, baiklah. Tapi lusa jadi ya, Pak, gak bisa kalo sebulan. Sekalian KK nya juga.

Si X : Kalo KTP saya usahakan, Bu, tapi kalo KK bisa semingguan.

Aku : Ya udah gak papa, ini uangnya.

Sialnya aku gak punya uang pas, maka kuberikan 4 lembar seratusan. Tepat pada saat aku mengeluarkan uang ada orang lain sesama petugas kelurahan masuk ke ruangan. Dengan sigap Si X memasukkan uang ke laci dan mengusirku secara halus dengan mengatakan nanti akan dikabari kalo sudah jadi. Sial deh, lima puluh ribuku melayang😦 Gak jadi diskon dong!

Tapi bener lho, Kawan, lusa KTP ku jadi dan seminggu kemudian KK. Bahkan Si X menyarankan ketika mengambil KK sekalian aja foto untuk e KTP. Maka dengan sukacita aku dan kekasihku berfoto, mengambil sidik jari, berkedip-kedip, dan sekarang tinggal menunggu e KTP jadi😀 Malah enak, gak kayak kawan-kawan lain yang sampai ngantri seharian😀 Biayanya? Serelanya kata Si X. Ya sudah kuberi 50 ribu kan aku udah deposit 50 ribu sebelumnya😛:mrgreen:

Nah Kawan, tentu saja ini bukan perilaku WNI yang baik. Memudahkan segala urusan dengan uang. Sungguh ini perilaku yang tak terpuji dan tak ada upaya untuk memberantas korupsi! Malah semakin menjadikan korupsi menjamur dan turut menjerumuskan orang lain dalam lembah dosa😥

Maka, jangan tiru perbuatan ini baik di rumah, di jalan, di kecamatan, dan di manapun. Untuk urusan apapun! Tempuhlah jalan normal dan sesuai aturan agar korupsi bisa diberantas! Jadilah WNI yang jujur dan baik. Merdeka!

(Aku melakukan ini karena kepepet, swear! Tapi aku bahagia sudah punya KTP, yipppiiiiii….. ).

22 thoughts on “KTP Baru

  1. LJ Januari 3, 2013 / 5:02 pm

    ciee, bude ud punya e-ktp..
    ikut berbahagia, skrg bude ud jadi WNI lg.. wkwkkk

    selamat datang bude, peluk2.

    Masih KTP yang lama, Mak, tapi baruu😛
    Makasiy ya, Mak, peluuuukkk sampe sesak napas😛

  2. jtxtop Januari 3, 2013 / 5:31 pm

    Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

    Sama-sama

  3. Lidya Januari 3, 2013 / 6:33 pm

    jadi diingetin nih mbak, eKTP ku sudah jaid tapi belu diambil🙂 mbak apa kabarnya cerbungnya

    Diambil Jeng, keburu basi😛
    Cerbungnya sabar ya Jeng, mudah-mudahan minggu ini bisa tayang😀

  4. susindra2 Januari 3, 2013 / 8:45 pm

    Mbaaaaaakkkk…. bikin KTP meski telat ga perlu bayar! Langsung jadi pula. xixi… Tahun lalu suamiku juga ga punya KTP, trus bikin ke kecamatan. Cepet banget, loh. Gratis tis tis tis pula.

    Waaaah, sungguh baik hati benar petugasnya ya, Jeng. Andai aku satu kecamatan denganmu😀

  5. Legy Masyhury Januari 4, 2013 / 9:26 am

    Hehehe… kejujuran itu sesuatu ya…
    Saya buat eKTP setahun baru jadi, kelamaan…😀

    Sesuai prosedur ya, Mas, kalo jalan pintas malah lebih cepet jadi:mrgreen:

  6. Orin Januari 4, 2013 / 4:02 pm

    aku blom punya ektp bu Cho, males deh kalo disuruh bayar2 gituh, tapi ngurusin sendiri jg kok ya males ya hihihihi

    Hihihihihi…emang harus diniatin, Orin😀

  7. Annie Tjia Januari 5, 2013 / 2:07 pm

    Aku juga belum punya e-ktp. Masih berlaku sih ktp yang lama, tapi ngiri juga liat yang udah punya..😡

    Ahh kapan aku punya e-ktp yaaa???

    Punyaku juga belum jadi, An, masih KTP model lama, tapi baru😛

  8. Wong Cilik Januari 6, 2013 / 11:32 pm

    Selamat sudah dapat KTP baru mbak …😀

    makasiy MasWong, rasanya dunia terang benderang gitu😀

  9. Eva Januari 7, 2013 / 12:52 pm

    Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

  10. aritunsa Januari 7, 2013 / 2:56 pm

    kyaaa.. bener-bener jadi warga yang baik Bu, tanpa identitas :))
    harusnya ngasih uangnya belakangan, sampai muncul adegan pengusiran, dan si X pun terburu-buru, lalu kasih aja uang ratusan ribu 2 lembar, pasti dia gak sadar, haha
    salam

    Lha dianya minta secepat kilat jeh. Mungkin titisan Gundala Putra Petir😆

  11. Zizy Damanik Januari 7, 2013 / 8:35 pm

    KTP mati sih tetap WNI karena kan nip nya masih ada.
    Aduuuhhh itu sebabnya harus sediakan pecahan uang 50ribuan di dompet, rugi bo 50ribu. Matrek bener ya petugas-2 kelurahan ini.

    Waktu itu gada ATM yang 50 ribuan, Zee😛

  12. LAdangduters Januari 7, 2013 / 9:45 pm

    Hmmm.. sungguh ter..lalu.. ternyata jual beli bukan hanya terjadi pada sayur mayur di negeri ini, tapi juga pada KTP..

    Gak cuman KTP, jabatan juga…:mrgreen:

  13. nh18 Januari 8, 2013 / 11:15 am

    Dan FYI … banyak banget WNI yang kepepet bu Choco …
    hahahahah

    salam saya

    Selain ramah, ciri khas bangsa ini adalah kefefet dan mefet-mefet, Om:mrgreen:

  14. Emanuel Setio Dewo Januari 8, 2013 / 1:36 pm

    Horeeeee mobil baru… ups, KTP baruuuu…

    Sst, ojo seru-seru…

    • niqué Januari 8, 2013 / 3:05 pm

      nyamber ah …

      jadi itu KTP maksa bikin baru karena mo bikin SIM baru ya mbak😀
      tuh buat nyetir mobil baru kata mas dewo xixixi

      Om Dewo nggosip ah, JengNi😛

  15. milo Januari 8, 2013 / 7:42 pm

    Ckckck. KTP mati sejak 2006, SIM mati udah 8 tahun. Sante bangeeet!
    Mahal amat sih KTP ampe segitu. Padahal kalo berkas nya lengkap (biasanya cuman ditanya KK ama KTP lama doang), gak nyampe seminggu. Kalo petugasnya baek mah sehari dua hari jadi.

    Kalo sesuai prosedur gratis kok😀

  16. mrscat Januari 9, 2013 / 2:27 pm

    hallo…salam kenal ya, mampir sini dari link nya on nh. selamat udah dpt ektp dengan cepat, jangan diulang lagi yaa nanti dijewer pak jokowi :p

    Haiii Mrs. Cat, salam kenal jugak😀
    Qiqiqiqiqi…kebetulan saya wong mBogor, bukan anak buahnya Pak Joko😀

    • nh18 Januari 10, 2013 / 12:44 pm

      Bu Choco perkenalken ini Mrs Cat …
      Mrs Bunny Cat … perkenalken ini Bu Choco …
      🙂

      Hallooo Mrs, Bunny Cat, makasiy ya dah berkunjung😀
      Makasiy ya Om, dikenalin😀

  17. prih Januari 9, 2013 / 7:59 pm

    Sst Diajeng, KTPnya berbayar 400rb lebih kinclongkah … yang pasti merah membara ya lha 4 lbr jee.

    Lapis plastik laminating, Mbakyuu😛

  18. Pakdhe Cholik Januari 10, 2013 / 5:16 am

    1. Walaupun terlambat (karena lama nggak keisi) saya sekeluarga ikut berdukacita atas wafatnya ayahanda tercinta. Semoga beliau mendapat tempat yang layak di sisiNYA. Amin

    2. Oooooo. Jadi waktu mengendarai mobil ke Kopdar Bekasi pasti memiliki SIM (positif thinking saya).. Trus, SIM itu kan dibuat pakai KTP. Kalau KTP sudah meninggal lama gitu bagaimana cara mengurus SIMnya ya.(curiga.com)

    Salam hangat dari Surabaya

    1. Maturnuwun doanya, Pakdee🙂
    2. Waktu itu dan sampe sekarang lom punya SIM, Pakdee:mrgreen:

  19. Necky Effendy Januari 13, 2013 / 12:20 am

    oh iya…mbak…turut berduka cita yah….
    jadi selama ini cerita kalau naikk mobil itu ga punya SIM??? wah wah…ini bukan contoh yang baik ya teman… hahahaha….alhamdulillah sekarang udh punya KTP so…langsung buat SIM yah….

    Makasih, BangNeck🙂
    Hihihihi… 8 th gak punya SIM, ck…ck…ck… Nah, saya mo bikin SIM dipersulit Bang, ntar deh aku ceritain😀

  20. Imelda Januari 18, 2013 / 8:59 am

    Aku lupa apa akau sudah menyatakan berduka cita atau belum… kalau tidak salah berdekatan dgn Dewo juga ya? (Tapi Dewo aktif di FB jadi lebih sering saya pantau).

    KTP ku habis tgl 13 jan kemarin, dan tidak boleh diperpanjang bapakku. Karena katanya krn aku tidak tinggal di Jkt. Cukup NIK aja … hmmm aku simpen sampai 6 tahun deh siapa tau nanti kalo kefefet bisa ngikut caranya mbak choco😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s