[BeraniCerita #6] Nomor Sepuluh

Tak perlu waktu lama, Rino akhirnya sampai di rumah bergaya Jawa kuno yang cukup besar. Halamannya luas dengan beberapa pohon beringin. Tampaknya rumah ini adalah rumah turun-temurun.

Tok, tok! Rino mengetuk pintu.

Tak lama pintu dibuka. Rino terkejut melihat sosok yang berada di hadapannya.

“Lho, Tina? Kamu…kok kamu di sini? Ngapain?” Tanya Rino tak percaya. Perempuan di hadapannya tak kalah terkejut dan langsung panik.

“Aku eh…kamu…kamu sendiri ngapain ke sini?” Tanyanya gelagapan. Rino masih tak percaya memandang Tina yang hanya mengenakan daster tipis, seolah berada di rumahnya sendiri. Rino melongok ke belakang tubuh Tina, mencoba melongok siapa yang ada di dalam rumah kuno ini.

“Aku mau ketemu Eyang, untuk mencari tahu ke mana kamu pergi selama ini. Nyatanya kamu malah ada di sini. Ngapain, Tina? Bagaimana bisa?” Jawabnya tak habis pikir.

Tina bergerak-gerak gelisah. Melihat gelagat kekasihnya yang aneh Rino berusaha menerobos masuk melalui pintu jati kokoh itu. Namun Tina mengahalangi dengan tubuhnya.

“Jangan, Rino! Tak ada siapapun di dalam. Pergilah, besok kita bicara,” cegah Tina panik. Rino memandangnya tajam, setajam silet.

“Ngapain kamu di sini? Orang tuamu kelabakan mencarimu. Ayo, ikut aku pulang!” Rino menarik lengan Tina mengajaknya pergi.

“Aku gak bisa, Rino,” tolak Tina. Dikibaskannya tangan Rino dengan kasar.

“Kamu…? Mengapa kamu jadi aneh begini? Apa yang terjadi, Tina? Ayo ikut aku!”

“Tidak. Kamu pulang saja, aku tetap di sini. “

“Bagaimana bisa kamu mau tetap di sini? Pengikut Eyang banyak, kamu gak pantas tinggal di sini. Lagipula, mau apa kamu di sini sampai gak pulang-pulang, hah?”

“Kamu gak ngerti. Aku sudah menjadi istrinya,” sahut Tina dingin seraya menunjukkan cincin emas besar 24 karat di jari manisnya. Rino terbelalak. Wajahnya merah padam, seluruh tubuhnya bergetar menahan amarah. Angin dingin dan desau dedaunan beringin tak mampu mendinginkan darahnya.

“Sialan kau, Eyang Sumur!” Teriaknya menggelegar.

*************

 Word: 294

Ini adalah kisah fiktif. Apabila ada kesamaan nama, tokoh, dan peristiwa maka itu hanyalah kebetulan belaka. Ciyus!

15 thoughts on “[BeraniCerita #6] Nomor Sepuluh

  1. Wong Cilik April 4, 2013 / 10:22 pm

    Eyang Sumur lihai sekali memikat wanita ya …:mrgreen:

    Wahahahaha….beritanya sampai Taiwan ya, MasWong?😆

  2. Tami April 5, 2013 / 6:35 am

    Selamat Mba Cho, berhasil buat saya sebeel!
    Ceritanya oke! Kelakuannya yang di cerita, nggak oke banget..🙂

    Waduh, daku ndak bermaksud demikian lho, Tam😆

  3. ~Amela~ April 5, 2013 / 8:32 am

    Haha, si eyang sukses menginspirasi banyak orang.

    Hihihihihi….. sumber wangsit😛

  4. Susanti Dewi April 5, 2013 / 8:58 am

    bhahahaha…. asli saya ngakak abiss…. eyang sumur… kamu begitu fenomenal hahahaha…

    Ati-ati ngakaknya Jeng, ntar kecemplung😀

    • Tebak Ini Siapa April 5, 2013 / 2:50 pm

      Wakakakakakakak…
      Aku juga ketawa hahahaha~
      Asem, ternyata hihihi :p

      Opone sing asem, Nduk?😛

  5. Lidya April 5, 2013 / 9:17 am

    istri eyang sumur yang kebarapa tuh ?🙂

    Kesepuluh, Jeng:mrgreen:

  6. zedeen April 5, 2013 / 9:56 am

    yang sabar yang subur..yang samar itu yang sumur

    Qiqiqiqi….:mrgreen:

  7. Dewi Fatma Permadi April 5, 2013 / 12:42 pm

    Eyang Sumur lagi laku keras, pasti dia lebih guanteng dari Ariel…wkwkwkw…

    Lebih tua, Jeng, lebih pengalaman:mrgreen:

  8. Aisyah S. A. April 6, 2013 / 6:44 am

    hahaha… bagus bagus *kok jadi inget semur y* hehehe..

    Semur emang lazzat yo, Jeng😀
    Makasiy yaa….

  9. eksak April 7, 2013 / 7:58 am

    Si eyang masuk FF! hohoho, pengen jadi eyang!

    Maka beranakcuculah, Nak😀

  10. Orin April 9, 2013 / 12:42 pm

    hahaha…kok samaan sih bu Cho, tempo hari si eyang jg jd inspiasi nge-FF qiqiqiqi

    Waah, inspiratif juga dia yak😀

  11. Miss Rochma April 12, 2013 / 8:58 am

    hihihihi, cincinnya sebesar apa seh?

    Sebesar baut ukuran paling besar, Miss😆

  12. rinibee April 14, 2013 / 5:34 pm

    Wkwkwkwkwk.. Ini si Eyang nggak cuma naik daun tapi udah naik pohon ya?:mrgreen:

    Naik genteng dulu sih😆

  13. Imelda April 18, 2013 / 5:38 pm

    byuuur😀

    Waahh, kecemplung sumur hihihihihi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s