PIM: Senja

oldman on wheelchair

“Sudah petang, Pak, masuk yuk?”

“Ndak, Bu. Siapa tahu mereka kena macet.”

“Tunggu di dalam saja, anginnya dingin lho, Pak.”

“Biar, aku kangen banget sama cucu-cucu,” sahutnya dengan bibir tersenyum dan pendar mata penuh rindu. Istrinya menghela napas lalu masuk.

Sejam berlalu.

“Bu, bawa aku masuk,” pintanya lesu. Istrinya mendorong kursi roda kembali ke kamar.

“Kalau bisa, aku yang berkunjung,” keluhnya. Istrinya berkaca-kaca.

banner-kontes-unggulan-63-300x214

Ā 

Iklan

28 thoughts on “PIM: Senja

  1. Orin Juli 1, 2013 / 1:29 pm

    aaah sediiiih… >_<

    Aku jugaaa šŸ˜„

  2. LJ Juli 1, 2013 / 1:50 pm

    mbahKung, kita bentar lagi sampe yaa,
    ini lagi di toko kue, beli nagasari kesukaan mbahUti. šŸ™‚

    Iyaa Nak, mbahKung sabar menunggu kok šŸ˜€

  3. Astin Hidayat Juli 1, 2013 / 2:00 pm

    Hiks…kasihan

    Salam
    Astin

    Iyaa…
    Makasiy ya Jeng, sudah berkunjung šŸ˜€

  4. Oyen Juli 1, 2013 / 2:07 pm

    huwaaaaaaaaaaaaaaaa… *nangis guling-guling. Nak mbahkung wes gak ono baru nyadar šŸ˜¦

    Mulo kuwi, selagi masih ada, ajaklah Dedek sering-sering mengunjungi Eyangnya. Cucu adalah hiburan terindah buat mereka šŸ˜€

  5. Lidya Juli 1, 2013 / 2:08 pm

    cucu2 ayo dong datang berkunjung kasihan kakeknya kangen tuh

    Ketemu cuma seminggu sekali Jeng, tapi jaran gsekali komplit šŸ˜€

  6. Emanuel Setio Dewo Juli 1, 2013 / 2:21 pm

    Hiks… nyesel… ketika Papah tiada, kini malah aku sering berkunjung.

    Gak papaaaa, kan masih ada Yangtie yang juga butuh penghiburan šŸ˜€

  7. Shohibul Kontes 63 Juli 1, 2013 / 2:49 pm

    Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Segera dicatat sebagai peserta Kontes Unggulan;Enam Puluh Tiga
    Salam hangat dari Surabaya

    Horeee…maturnuwun, Pakdee…. šŸ˜€

  8. mechta Juli 1, 2013 / 2:52 pm

    Aah… mudah2an ini jadi pengingat buat kita semua…
    *nggregel..*

    Iya Jeng, selagi masih ada kunjungilah orang tua setiap ada kesempatan šŸ™‚

  9. yuniarinukti Juli 1, 2013 / 3:09 pm

    Baca cerita ini jadi keingat lagu zaman dulu.. Lagunya Elpamas klo gak salah.
    ………
    “Hari menjelang magrib, Pak Tua ngantuk
    Istri manis menunggu, istirahatlah, diluar banyak angin
    Pak tua, sudahlah..

    Iyo Jeng, aku pernah denger lagunya. Tak kiro yang nyanyi malah Iwan Fals hiihihihi :mrgreen:

  10. Imelda Juli 1, 2013 / 3:53 pm

    Ah waktu seperti itu pasti akan datang pada kita semua šŸ˜¦

    Iya, BuEm. Maka doaku adalah selalu diberi sehat, agar jika anak cucu tak bisa datang akulah yang akan mengunjungi mereka šŸ˜€

  11. Tebak Ini Siapa Juli 1, 2013 / 4:07 pm

    Weeee, sedih mbak >,<

    Iyo, Na šŸ˜¦
    Kangen deh sama kamu… šŸ˜€

  12. Rini Ramli Juli 1, 2013 / 4:56 pm

    Duh, duka orang tua yang rindu dijenguk anak cucunya.. šŸ˜„

    Rindu dan tak bisa berbuat apa-apa untuk menuntaskan rindunya hiks… šŸ˜„

  13. Alris Juli 1, 2013 / 6:00 pm

    Begitulah rupanya jadi orang tua. Kalo diberi umur panjang kita akan mengalami itu.

    Maka aku selalu berdoa agar diberi kesehatan šŸ˜€

  14. mama hilsya Juli 1, 2013 / 6:22 pm

    sediiiiih… TT

    Ini ada tissue, Maam šŸ˜€

  15. marsudiyanto Juli 1, 2013 / 10:45 pm

    Ikut ngaca.
    (Maksudnya ikut berkaca-kaca…)

    Mengingat orang tua selalu membuat haru ya, Om šŸ™‚

  16. Wong Cilik Juli 2, 2013 / 3:55 am

    aah, jadi ingat simbah …

    Biarlah kenangan tentangnya tetap hidup di hati, MasWong šŸ™‚

  17. puteriamirillis Juli 2, 2013 / 11:22 am

    aih jadi sedih mbak…

    Iya JengPut, maafkan membuat dirimu sedih šŸ™‚

  18. Idah Ceris Juli 2, 2013 / 3:57 pm

    Jangan membuat kakek menunggu, ya. šŸ™‚

    Iya Sayang, rajinlah berkunjung šŸ˜€

  19. ded Juli 2, 2013 / 6:22 pm

    Kebayangkan akankah kita seperti itu juga ?
    Wallahualamm…..tidak ada yang tau…..

    Semoga masa tua kita slalu diberi kesehatan ya, Da šŸ˜€

  20. myra anastasia Juli 3, 2013 / 2:32 pm

    hiks sedih. Anak cucunya gak peranh nengok šŸ˜¦

    Nengok kok Jeng, hanya saja ketika sedang sangat dinanti justru tak bisa hadir šŸ˜¦

  21. prih Juli 3, 2013 / 6:45 pm

    Kangmas dan mbakyu, ini nenek sebelah rumah….
    Sembari menunggu cucu, mari kita saling melagu walau tak lagi merdu ….

  22. prih Juli 4, 2013 / 12:30 pm

    Kakang mBakyu, kami oma opa rumah sebelah…
    Sambil menunggu cucu kita melagu yook walau tak lagi merdu…
    Salam

    Lagu Ibunda lewat keyboardnya siap mengiringi Mbakyuu bersenandung untuk menghibur Yangkung šŸ˜€

  23. monda Juli 5, 2013 / 7:28 am

    eyang kung, ayo ikut kumpulan lansia aja biar banyak temannya

    Cuma seminggu sekali, BuMon šŸ˜€

  24. zedeen Juli 5, 2013 / 8:45 am

    mesakno-e mbakyu, itu cucunya minta dijitak. opa klik http://zedeen.wordpress.com ajah biar nggak kesepian

    Cucune isih cilik, MasZed, tergantung wong tuane šŸ˜¦

  25. cputriarty Juli 6, 2013 / 3:34 pm

    berkaca dari cerita ini, kudu lebih menyayangi saudara n kel tertua šŸ™‚ slm manis ya dari Kudus ^^

    Iya, jangan sampai menyesal di kemudian hari šŸ™‚
    Salam hangattt dari Bogor šŸ˜€

  26. uul Juli 10, 2013 / 9:35 am

    šŸ˜¦ kasian mbahnya.

    Iyaa šŸ˜¦

  27. Bloggerwan Juli 17, 2013 / 9:50 pm

    Jadi pengen ketemu mbah uyutku..

    Gih sowan dulu ke Mbah Uyut šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s