Peraduan

bed
Siapa mau diadu?😆

Menurut KBBI Daring,

per·a·du·ann1 hal beradu; 2 tempat beradu: mereka beramai-ramai pergi ke ~ ayam

Nah, mengapa tempat tidur sering disebut sebagai “peraduan”? Ketika kutanyakan ada jawaban begini, “Karena tempat tidur adalah tempat beradunya dua manusia menjelang bobok.”😆 Itu bisa jadi jika kata peraduan ada dalam kalimat berikut:

Tak lupa kutaburkan helai-helai pink rose di atas peraduan kami, bunga kesukaan Laila, istriku

(chocoStorm)

Ini jelas mereka mau beradu sebelum bobok yaa😆 (eh, beradunya gak bunuh-bunuhan lhoo😛 )

Bagaimana dengan yang ini?

Langit berpendar jingga, mengantar sang mentari kembali ke peraduannya

(chocoVanilla)

Nah, kalo kalimat di atas, mentarinya mau beradu sama sapa, dong? Masa beradu sama telkomsel atau xl? (gariiiiiing😛 )

Mungkin ada banyak contoh kalimat dari puisi-puisi kelas wahid yang menyatakan bahwa peraduan bukan sekedar tempat tidur di mana sepasang manusia akan beradu (males gugling:mrgreen: ). Bahkan di KBBI pun peraduan berarti tempat beradu, di mana ada sepasang atao lebih makhluk hidup yang beradu. Misal peraduan ayam, peraduan domba Garut😆

Jadi sejujurnya aku masih bingung mengapa tempat tidur masih disebut peraduan? Baik untuk manusia maupun benda langit😆

Kira-kira ada kata lain untuk menggantikan kata peraduan gak yaa?

(Postingan ra mutuu, ngeceh-ngeceh pikiran😆 )

Gambar pinjam dari http://www.grezan.com/wedding.html

12 thoughts on “Peraduan

  1. mamayara Agustus 16, 2013 / 12:49 pm

    ikutan mikir juga….

    Biar aja, Mam, ndak usah dipikir dalam-dalam😀

  2. Idah Ceris Agustus 16, 2013 / 12:57 pm

    Peraduan sama dengan bertempur dong, Bu. Hahahaah. . .
    Mikiir dulu, apa yang lebih cocok. . .😆

    Gimana kalo “perlelapan” hihihihi:mrgreen:

  3. Orin Agustus 16, 2013 / 3:28 pm

    iya ya jg ya buCho… mesti nanya ke para ahli bahasa ini mah..

    Iya ya Orin, kira-kira siapa yah yang bisa ditanya?😀

  4. Niken Kusumowardhani Agustus 16, 2013 / 6:52 pm

    jadi gimana doong…?

    Qiqiqiqi…biarin aja, Bun, mending mikir yang lain yuukk😀

  5. LJ Agustus 16, 2013 / 6:52 pm

    istilah peraduan ini lama kelamaan mengalami penghalusan makna gitu ya bude.. lebih ke ruangan untuk beristirahat.

    Namanya gaya bahasa apa ya, Mak? Cobalah tanyakan pada Ngai😀

  6. Emanuel Setio Dewo Agustus 17, 2013 / 6:15 pm

    Mungkin biar terdengar lebih puitis. Coba kalau dituliskan:

    Tak lupa kutaburkan helai-helai pink rose di atas kasur kami, bunga kesukaan Laila, istriku

    Jadi terdengar kampungan, hahaha…

    Njuk hawane kemasur ngono yak😆

  7. Lidya Agustus 17, 2013 / 8:20 pm

    mbak choco saat ini sudah diparaduan belum?🙂

    Qiqiqiqiqi…. sudah tapi gak siap beradu, Jeng😆

  8. marsudiyanto Agustus 19, 2013 / 3:29 pm

    Peraduhan biasanya didahului dengan per”aduh”an…
    Seandainya bisa ngomong, maka ayam yang diadu pasti akan mengaduh…
    Dan orang yang akan beradu di peraduan itu sejatinya mengaduh juga tapi cuma dibatin…
    Huruf “D” nya nggak begitu jelas, kedengaranya cuma “Auh… Auh…”
    “Auooooooooo” kata Tarzan ketika menuju ke tempat peraduannya

    Huahahaha…😆 ini pendapat ahli bahasa yang sebenarnya ahli matematika😛

  9. Elmoudy Agustus 20, 2013 / 4:09 pm

    hmm…ikut mikir ah..skrg kalau dipakai utk frase dg akhiran ayam…. peraduan ayam. kira2 apa yg terjadi? apakah saling cakar2an atau malah saling berpelukan?? hmmm….sulit dibayangkan

    Mungkin setelah cakar-cakaran mereka saling berpelukan yaa😀

  10. om ganteng Agustus 20, 2013 / 5:52 pm

    Yuukk ahh,, saya mau di adu,, hayo siapa yg mau saya adu? hahhaa.. LOL

    salam kenal gan,, di tunggu kunjungannya..

    Adu domba, Om?😀

  11. Zizy Damanik Agustus 20, 2013 / 7:02 pm

    Mungkin maksudnya jadi tempat di mana pasangan akan berkumpul dan bercerita, saling curhat membangun mimpi. Halah… padahal kalau saya gak pernah pakai kamar untuk itu. Untuk nonton, main sama anak, lalu tidur hehee….

    Jadi itunya di kamar mana dong, Zee?:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s