Dongeng insomnia · Fiksi Kilat · Iseng Aja

Aku Tak Mau Mati

Kedua anak beranak itu memandang ke bawah dari jendela kecil di loteng rumah besar itu. Jaraknya kira-kira lima belas meter ke tanah. Si Anak ketakutan, kakinya gemetar.

“Kau harus berani. Kakak-kakakmu sudah lebih dulu melakukannya.”

“Aaku…takut ketinggian, Mama,” ratap Si Anak.

“Tapi kau harus!”

Si Anak menangis membayangkan tubuhnya melayang-layang ke bawah lalu terempas ke tanah dan…mati. Ibunya mendorong ke pinggir jendela.

“Jangan, Mamaa….”

“Sst, diam! Kau tak mau seluruh penghuni rumah ini bangun dan memergoki kita bukan?”

“Tapi aku takut mati,” tangisnya pilu.

“Astaga! Kau tak akan mati. Begitu kau melompat dan melayang, kepakkan sayapmu. Semudah itu, Nak.”

************

Dongeng insomnia · Iseng Aja · Ketawa dulu

m&m: Air Keras

M&MMenul : Woiiii, awaass… aku bawa air keras sebaskom niiihh!!

Menil   : Hah? Waduuhhh, ngapain sih Nul, bawa-bawa air keras? Bahaya tauuu!!

Menul : Apa bahayanya sih? Wong cuma air keras doang? Paling-paling benjut.

Menil  : Waaa, bukan benjut! Terbakar, hancur, rusak, bahkan bisa mati, Nuull!!

Menul : Halah, lebay! Nih, air kerasnya, ambil gelas gih.

Menil  : Ini air kerasnya? Gubrak, deh! Ini kan es batu, Nuuul? Bikin deg degan aja kamu!

Menul : Lha ini kan namanya air keras, Nil? Coba aja pegang, keras kan?

Menil  : Huh, garing!

PS. Beginilah kalo ide lagi mentok, berasa garing kayak krupuk :mrgreen: