Cari Solusi · Nimbrung Mikir

Sehari Tanpa Gadget: Family Time

dc5c1ee0617bf24166b6fc81fd13d137_sehari-tanpa-gadget

Pertanyaan dari Iyha itu memang membuat kening berkerut, perut mulas mendadak, badan menggemuk tiba-tiba, dan rambut rontok dua helai! Sehari tanpa gadget? Eyampuuun, hari gene, Jeng? Waahh, bisa ketinggalan gosip terkini dan rumpian termutakhir dong :mrgreen: Segitu tergantungnyakah (halah, bahasane) kita pada gadget? Kita samakan persepsi dulu yaa, gadget yang kumaksud adalah ponsel πŸ˜€

Mari kita tengok pada akhir tahun 90 an, di mana pada masa itu ponsel paling keren pun masih sebesar batu bata πŸ˜› Layar hitam putih, baterai cuma dari pagi sampai sore. Waktu itu ponsel pertamaku masih Nokia yang berbentuk pisang. Cuma bisa buat telepon dan sms πŸ˜€ Tapi rasanya waktu itu gak seharian juga pegang itu ponsel. Dan kalau mau jujur, rasanya hidup ini bisa lebih tenang tanpa gadget, lho! Serius!

Contoh, Kawan, kebetulan aku ini termasuk orang yang paling dicari di kantor πŸ˜› (halah…halah…) Pernah suatu kali aku dan keluarga sedang berlibur. Tapi apa yang terjadi? Sepanjang jalan liburanku hancur! Terganggu dering ponsel yang tak kunjung berhenti. Gara-gara ada masalah di onsite. Padahal cutiku itu sudah kurencanakan sejak lama, sudah kuperhitungkan, tapi teteeep aja gangguan datang 😦 Mau gak diangkat kok aku sok bertanggungjawab πŸ˜› Kalo diangkat kok mengganggu seluruh keluarga. Kekasihku aja bawaannya udah bete banget 😦 Dan gangguan itu gak berhenti sampai kami tiba di penginapan 😦

Gak hanya itu. Kadang-kadang sambil goreng lauk pun masih pula melayani telepon kantor. Persis kayak embak-embak yang suka ngomong sendiri sambil setrika, eehh gak taunya ada headset nempel di kuping. Haduuuhhh!

Itu gak enaknya. Tapi kebutuhan yang lain adalah komunikasi dengan kedua malaikatku, kekasihku, dan ibundaku. Apalagi sejak ayahanda berpulang, kami selalu menjaga komunikasi dengan ibunda. Chatting, bergurau dalam grup, kirim-kirim gambar aktifitas, pokoknya yang membuat ibunda terhibur dan tidak kesepian. Juga ketika kedua malaikatku pulang sekolah, kami biasa chatting di grup atau telepon.

Selain untuk komunikasi kebutuhan lainnya adalah untuk membunuh waktu πŸ˜€ Yaahh, biasanya sih cek-cek blog, twitter, main game. Hehehehe…

Maka, jika aku harus berpisah dengan gadgetku meski hanya sehari, aku harus dalam kondisi berkumpul bersama keluarga, setidaknya kedua malaikatku jika kekasihku lagi ngantor (Sabtu gak libur πŸ˜› )! Syukur-syukur bersama Ibunda juga. Maka di waktu itulah aku gak perlu gadget! Karena orang-orang yang kucintai, yang harus kupantau keberadaannya sudah ada di sekelilingku πŸ˜€ ^^

Kami akan melakukan banyak kegiatan. Membaca sembari mendengarkan Ibunda main keyboard atau cerita-cerita yang lucu dengan kedua malaikatku. Kadang-kadang kami hanya kruntelan saja di tempat tidur sambil ngobrol πŸ˜€

Bagaimana dengan urusan kantor? Haish, masih ada orang lain selain aku kok! 😈

Kesimpulannya, bisa gak sehari gak megang gadget? Bisaaaaaaaa!!! Asal orang-orang yang kucintai ada di sekitarku πŸ˜€ πŸ˜› ^^

β€œTulisan ini ikutan GA keren Sehari Tanpa Gadget di blog Keajaiban Senyuman lhooooo” :) :P

5 tanggapan untuk “Sehari Tanpa Gadget: Family Time

  1. “…Tapi kebutuhan yang lain adalah komunikasi dengan kedua malaikatku dan ibundaku…”

    “…setidaknya kedua malaikatku! Syukur-syukur bersama Ibunda juga…”

    Single parent ya jeng πŸ˜› zaman sekarang memang sedang “trend” single parent untuk wanita karier πŸ™‚

    Waduuuhhh, hahaha saya salah nulis yaa πŸ˜›
    Saya double parents, Mas πŸ˜› Kekasih saya masih utuh gagah perkasa hahhaha…. hanya saja doi kan udah gede, gak selalu harus dipantau kan πŸ˜› :mrgreen:
    Tak edit deh, daripada menimbulkan prasangka πŸ˜›

  2. hari libur atau tidak gadget ku kok bunyiii terus,, piye inihhhhhhhh hahhahahah… 😦
    tiba2 ngakak baca komen mas narno,,, idih si mas curiga aja dehhh… lakinya masih utuh kelesssss,,, hihihi…

    makasih dah ikutan say.,.. mas n mbak juri akan datang mecatat.. cipok… :*

    Qiqiqiqiqi… kan katanya kalo laki-laki paling males dipantau ya, Say… πŸ˜› :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s