Kartini dari Makasar

Setelah pada peringatan hari Kartini tahun-tahun sebelumnya menggunakan berbagai baju adat, maka kali ini gadisku memakai baju adat Makasar. Sebetulnya sih inginnya baju Minang, sayangnya gak ada yang muat😆

Hebatnya nih, Kawan, aku sendiri lho yang memakaikan kainnya hahahaha…. tentu saja setelah mendapat kursus singkat dari salonnya :P  Mari kita lihat gambarnya😀

Kartini 20141
Mekrok😀

Gimana cara membuat kain sarungnya agar mekrok? Hahahaha… ternyata gampang😛

Pertama-tama, pakaikan kain pada Si Kecil. Jangan telalu ketat tapi juga jangan terlalu longgar. Jika mempunyai bokong yang besar tentu lebih gampang😀 Setelah itu peniti pada bagian atasnya ngepas ke badan. Nah, sisa kain luruskan ke belakang, lalu lipat seperti membentuk kipas. Setelah itu naikkan lipatan tersebut sesuai besar bunga yang akan dibentuk. Ikat pinggang dengan tali.

Setelah terikat, buka lipatan kipas tadi dan bentuklah hingga mekrok alias mekar😆 Nah, jadi dehh… Supaya tetap terjaga kemekrokannya, semat dengan peniti di kiri dan kanannya. Rapikan.

Kartini 20142
Malaikatku sudah besar yaa😀

Semoga tips ini berguna bagi para Ibu yang gak mudengan kayak diriku:mrgreen: Maafkan jika penjelasannya gak jelas😆

Selamat Hari Kartini. Semoga perjuangan yang diusung oleh Ibu Kartini tak membelokkan kodrat kita sebagai wanita😀

6 thoughts on “Kartini dari Makasar

  1. mandor April 21, 2014 / 1:29 pm

    Penjelasan yang disampaikan bukan berarti gak jelas, tetapi menjelaskan sesuatu yang sederhana dengan lebih sederhana lagi

    Sehingga menjadi semakin tak dimengerti..halah… piye to, Le’Ndor?😆

  2. Susi April 21, 2014 / 2:51 pm

    Cantiknya kartini dari Makassar ini
    ……

    Aiiihhh…Tante Susi, Kartininya jadi tersipu-sipu tuu😀

  3. Batavusqu April 21, 2014 / 3:24 pm

    Salam Takzim
    Selalu menjadi bangga melihat anak sendiri mau berpose lebih ya, Selamat Hari Kartini
    Salam Takzim Batavusqu

    Bang Isro, apa kabaaarr?😀
    Dan anak sendiri selalu menjadi paling cantik se Indonesia Raya😛

  4. Lidya April 22, 2014 / 4:51 pm

    kalau aku selalu simple mbak pakaian adat yang dipakai buat anak-anak heheh eanak cowo gak pakai apa-apa cuma bajunya aja. Kartininya cantik, sudah besar pula

    Hahaha iyaa…anak laki lebih simple ya, Jeng😀
    Iya nih Jeng, sudah perawan kencur😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s