Cintaku · Iseng Aja · Nyam...nyam...sedaaap...

Chicken Teriyaki

image

Inilah sebab aku gak suka masak. Prosesnya luama, cucian buanyak, keringetan, ehh…abisnya cepet 😦

Ya sudahlah, demi kedua malaikatku. Kelak, ketika mereka telah memiliki kehidupan sendiri dengan keluarganya, kuharap mereka akan merindukan masakanku yang a la kadarnya ini ^-^

Biar basi tetep lucu · Cintaku · Iseng Aja · Ketawa dulu

Perang Diponegoro

Belajar IPS bersama Cantik, menjelang ulangan harian.

Cantik : Bunda, tebakin, dong…

Aku     : Yaaa, sini. Hmm, kapan perang Diponegoro berlangsung?

Cantik : Yaahh, Adek belum sampai situ belajarnya. Yang VOC dulu ajaaa…

Aku     : Ini, kan gampang, Deekk. Perang Diponegoro itu berlangsung pas magrib.

Cantik : Hah? Kok bisaa?? Emang betul, Yah?

Kekasihku : Gak lahh. Perang Diponegoro itu terus-menerus. Ya pas subuh, asar, magrib.

Aku     : Yeee, enggak, pas magrib doang…

Cantik : Bunda jangan ngarang aaahhhh….

Aku     : Bener, Dek. Kan berlangsung delapan belas dua lima sampai delapan belas tiga puluh. Itu kan pas magrib.

Kekasihku : Wahahahha……

Cantik : (Krik…krik…krik…) (laluuu….) wahahahahaha….. Bundaaaaa….iseeeengggg…..

:mrgreen:

Cintaku · Iseng Aja

Kartini dari Makasar

Setelah pada peringatan hari Kartini tahun-tahun sebelumnya menggunakan berbagai baju adat, maka kali ini gadisku memakai baju adat Makasar. Sebetulnya sih inginnya baju Minang, sayangnya gak ada yang muat 😆

Hebatnya nih, Kawan, aku sendiri lho yang memakaikan kainnya hahahaha…. tentu saja setelah mendapat kursus singkat dari salonnya 😛  Mari kita lihat gambarnya 😀

Kartini 20141
Mekrok 😀

Gimana cara membuat kain sarungnya agar mekrok? Hahahaha… ternyata gampang 😛

Pertama-tama, pakaikan kain pada Si Kecil. Jangan telalu ketat tapi juga jangan terlalu longgar. Jika mempunyai bokong yang besar tentu lebih gampang 😀 Setelah itu peniti pada bagian atasnya ngepas ke badan. Nah, sisa kain luruskan ke belakang, lalu lipat seperti membentuk kipas. Setelah itu naikkan lipatan tersebut sesuai besar bunga yang akan dibentuk. Ikat pinggang dengan tali.

Setelah terikat, buka lipatan kipas tadi dan bentuklah hingga mekrok alias mekar 😆 Nah, jadi dehh… Supaya tetap terjaga kemekrokannya, semat dengan peniti di kiri dan kanannya. Rapikan.

Kartini 20142
Malaikatku sudah besar yaa 😀

Semoga tips ini berguna bagi para Ibu yang gak mudengan kayak diriku :mrgreen: Maafkan jika penjelasannya gak jelas 😆

Selamat Hari Kartini. Semoga perjuangan yang diusung oleh Ibu Kartini tak membelokkan kodrat kita sebagai wanita 😀

Cari Solusi · Cintaku · Iseng Aja

Ujian Praktek Bahasa Sunda

Hari Senin besok, Jendral G akan menghadapi ujian praktek akhir sekolah. Ujian hari pertama tersebut adalah pidato bahasa Sunda. Nah, aku iki wong Jowo Tengah, kekasihku urang Minang sejati. Kepiye coba? sad0049 Free Sad EmoticonsMana Si Jendral G juga gak terlalu pandai bahasa Sunda 😦

Tapi aku tak kurang akal. Segera aku buatkan materi pidato dalam bahasa Indonesia, lalu aku minta tolong teman kantor untuk menerjemahkannya dalam bahasa Sunda 😆

Coba Kawan simak pidato di bawah ini. Kira-kira terjemahannya nya udah okay belum ya? Secara butuh dua orang Sunda untuk menerjemahkannya 😀

Assalammualaikum warrahmatulahi wabarakatu.
Yang terhormat Bapak/Ibu guru
Yang saya sayangi teman-teman kelas VI

Pertama-tama mari kita panjatkan Syukur kepada Allah SWT atas berkat dan karunianya sehingga kita bisa berkumpul di sini.

Seperti kita semua ketahui, bahwa sebentar lagi kita akan menghadapi ujian akhir sekolah. Tak putusnya orang tua dan bapak/ibu guru memberi nasehat agar kita giat belajar dan mengurangi bermain. Pasti ada di antara kita (termasuk saya hehehe…) merasa bosan dengan nasehat tersebut.

Tetapi teman, nasehat para orang tua dan guru itu benar adanya. Seperti kata pepatah yaitu:

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian

Artinya bahwa kita harus bekerja keras untuk mencapai tujuan dan pada akhirnya kita akan menikmati hasil kerja keras tersebut. Menyenangkan bukan? Nanti, setelah kita lulus ujian, maka kita akan libur panjang sebelum masuk ke SMP. Seruu kan?

Oleh karena itu, mari kita bersama-sama belajar dengan giat, mengurangi waktu bermain, mengulang pelajaran yang sulit. Semakin sulit pelajaran namun semakin sering kita mengulang, maka kesulitan itu akan hilang. Seperti kata Ibu saya, bahwa sesungguhnya tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanya anak yang malas dan anak yang tekun. Kita mau jadi yang mana? Jika kita ingin mengejar cita-cita, maka kita harus tekun belajar!

Satu lagi tips menghadapi ujian. Kita harus makan makanan bergizi agar daya tahan tubuh kuat dan tidak mudah sakit. Sehingga pada waktu ujian nanti, badan kita sehat dan pikiran tenang.

Sekian, Teman-teman. Mari kita berjuang bersama menghadapi US!
Terimakasih. Wassalammualaikum.

Nah, ini bahasa Sundanya:

Ass. Wr. Br.
Kahatur Bapak sareng Ibu Guru
Rerencangan abdi kelas genep nu di pikanya ah

Ngawitan urang sasarengan pidoa ka Allah Swt di mana urang dipasihan sehat walafiat janten tiasa kumpul di dieu.

Sapertos kauninga ku urang sadaya, kumargi sakedap deui urang mayunan ujian akhir sekola. Teu bosen-bosen kolot urang sareng bapak ibu guru masihan wjangan supados urang giat diajar jeung ngurangan ulin.
Pasti disakabeh urang (kaasup abdi sorangan hehehe…) ngarasa bosen sareng wejangan eta.

Tapi babaturan, wejangan kolot jeung guru teh bener ayana, sapertos paribasa nyaeta:

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian

Hartosna urang kedah giat didamel kanggo kacapai tujuan, jeung ahirna urang tiasa ngaraos hasilna giat didamel tea. Bungah kan? Engke, saatosna urang lulus ujian, urang arek libur panjang saencanna asup ka SMP. Resep kan?

Kusabab eta, hayu urang babarengan giat diajar, ngurangan waktu ulin, ngulang pelajaran anu susah. Biki susah pelajaran, tambah sering ngulang pelajaran, mangkana kasusahan eta bakal leungit. Sapertos omongan Ibu abdi, kumargi saleresna moal aya anak anu bodo, anu aya anak anu males jeung anu tekun. Urang rek jadi anu mana? Upami urang arek ngejar cita-cita, mangkana urang kudu rajin diajar.

Hiji deui cara mayunan ujian urang kudu ngadahar kaemaman anu ngandung gizi supados daya tahan badan kuat jeung teu gampang geringan. Supados waktosna ujian engke, badan urang sehat jeung pikiran tenang.

Atosannya, babaturan hayu urang babarengan berjuang mayunan UAS.
Haturnuhun. Wass. Wr. Br.

Hehehe… menurut temanku, bahasa Sunda itu hampir seperti bahasa Inggris, tidak bisa diartikan kata per kata melainkan per kalimat. Waduh, ternyata susah banget ya?

Nah Kawan, kira-kira ada yang perlu diubah tidak ya bahasanya? Menurutku yang tidak mengerti sih rasanya sudah cukup 😀 Mohon bantuannya yaa…

Terimakasih.

Cintaku

Try Out Ujian Diknas

Pagi hari sambil menunggu jemputan.

Bunda      : Sebelum mengerjakan berdoa dulu ya, Nak

Jendral G : Yaaaa

Bunda      : Mengerjakannya yang teliti ya, Nak

Jendral G  : Yaaaa

Bunda      : Kerjakan yang mudah dulu, Sayaang

Jendral G  : Yaaaa

Bunda       : Yang susah ditinggalin dulu, tapi setelah selesai ya dicari lagi jawabannya yaa

Jendral G  : Yaaaa

Bunda       : Kalo masih gak bisa juga, tanya temennya yaa

Jendral G   : Yaaaa… eehh… gak boleh, Bundaaaaa!!!

:mrgreen:

Cari Solusi · Cintaku

Tak Sempurna

Mungkin, gak banyak ibu sepertiku, yang tak selalu bisa menghidangkan sarapan untuk keluarga. Yang seringkali hanya mengandalkan tukang nasi uduk atau tukang roti. Gak banyak juga ibu sepertiku, yang tak selalu bisa memasak untuk keluarga. Yang seringkali ditolong oleh restoran padang atau restoran fast food 😦

Bahkan mungkin hanya sedikit sekali ibu sepertiku, yang tak selalu bisa melambaikan tangan melihat buah hati berangkat sekolah.

Aku hanya ibu biasa, yang tak sempurna, yang tak selalu ada untuk kedua malaikatku yang bahkan tak bisa menjadi seperti yang kekasihku harapkan 😦

Tapiiiiiiiiiiiiiiiiii….. aku punya cinta yang sempurna untuk kedua malaikatku, untuk kekasihku 😀 Aku punya cinta yang sempurna, seperti ibundaku mencintai anak-anak dan kekasihnya. Dan aku yakin, kedua malaikatku pun mencintaiku dengan sempurna, tanpa syarat, seperti aku mencintai ibundaku 🙂

Maka, untuk para ibu yang sama tak sempurnanya denganku, untuk kakak adikku yang telah menjadi ibu, untuk ibu mertuaku, untuk ibu seluruh Indonesia, dan khusus untuk Ibundaku tercinta, kuucapkan:

SELAMAT HARI IBU

rose, petals, red
Mari kita penuhi keluarga dengan cinta yang tak bersyarat, meski kita tak sempurna…..

 

Ibunda, andai aku bisa mencipta sebuah lagu, maka akan kucipta ribuan lagu untukmu…

Andai aku bisa menyusun sebait puisi, maka akan kurangkai jutaan kata untuk menggambarkan kasihmu…

Aku hanya punya cinta dan doa untukmu. Semoga kau selalu sehat, selalu diberi penghiburan dan kebahagiaan dan tentu saja selalu dalam lindungan Allah. Aku masih membutuhkanmu Ibu, untuk ribuan tahun mendatang. Aku cinta padamu, Ibu. Peluk cium untukmu…

PS. Met ultah juga, Om Dewo 😀

Cintaku

No Kiss!

Haduh…haduuuhh…beginikah rasanya jadi Ibu untuk buah hati yang OTW ABG? Antara sedih, bingung, dan kaget. Lha, gimana cobak? Masa sekarang Jendral G, ndak mau lagi dicium!! sad0118 Free Sad Emoticons

Seperti biasa, setiap hendak berangkat sekolah (kebetulan Jendral G selalu berangkap pagi dengan sepedanya), aku mengantar sampai pagar. Memakaikan ranselnya dan banyak pesan dan petuah untuknya 😛 Dan seperti biasa juga, dia akan mencium tanganku dan aku mencium kedua pipinya juga dahinya. Tapiiiii, pada suatu pagiiiii, setelah memberi salam, dia memalingkan wajahnya.

“NO KISS!” Begitu katanya. Huwaaaaa…… sad0144 Free Sad Emoticons Apa yang terjadi??

“Kenapa, Kakak?”

“Kakak udah gede, Bundaaa, maluu.”

“Kok malu? Kan gak ada yang lihat? Emang ada yang ngatain Kakak?”

“Adaaaaa….waktu Bunda antar Kakak ke sekolah yang mau ke Trans Studio, Bunda cium Kakak kan, waktu Kakak antri masuk bis? Naahhh, Kakak diledekin sama temen-temen?”

Aku segera mengingat-ingat. Oh iyaa, waktu itu karena aku sibuk cari parkir, anak-anak aku turunkan di gerbang sekolah. Dan tentu saja belum sempat salam dan cium. Begitu dapat parkir aku segera menyusul, tepat ketika mereka sedang berbaris menuju bis. Aku sempat mencium Jendral G dan Cantik.

“Memangnya teman Kakak bilang apa?”

“Yeee, G, masih dikecup (lucu yaa bahasanya) sama Mamanya, gittuuuu. Kakak maluuuu.”

“Ahh, mereka kan ngeledek doang, coba tanya aja sama Mama mereka, pasti dicium juga kok,” ujarku membela diri.

“Ahh Bundaaa, pokoknya Kakak udah gede, gak usah dicium lagiiii.”

Ya ampuuun 😦 Padahal, belum ada setahun lalu, ketika Jendral G masih belum mau pakai baju sendiri, masih bobok dengan memegang perutku, pernah aku bertanya.

“Duhh, Kakaak, mau sampai kapan dipakaikan baju sama Bunda?”

“Sampai tuaaa,” katanya.

Lalu, pada suatu waktu, belum ada setahun juga, aku pernah mengajukan pertanyaan senada.

“Kakaak, mau sampai kapan nih bobok sama Bundaa?”

“Sampai umur delapan belas, Bundaaa.”

Nyatanya? Sekarang gak mau lagi dicium. Bahkan, jika jalan di mal gak mau lagi kugandeng. Pernah sekali waktu kugandeng, dia pura-pura mau liat jam.

“Yeee, Kakak pura-pura yaa, biar Bunda lepasin gandengannya?”

Dia pun nyengir malu. Helloowww? Ke manakah anak lelaki kecilku dulu? Ke manakah Jendral kecilku, yang ke mana-mana maunya pakai jaket tentara? sad0049 Free Sad Emoticons

Baiklah, tentu semua ada masanya ya. Sekarang menuju ke fase yang lebih besar, Jendral G mulai sedikit demi sedikit melepaskan ketergantungannya padaku. Meski tetap belum bisa pakai dasi, setidaknya sudah bisa memakai baju dan celana sendiri. Meski masih belum malu telanjang keluar dari kamar mandi, dia sudah berusaha tidak menunjukkan ke”anak-mami”annya di depan umum 😀

Sekarang, meski masih ogah-ogahan, Jendral G sudah mau dicium, asalkan tidak lagi di pagar hahahaha….

Tumbuhlah dewasa, Anakku. Tumbuhlah dengan sempurna, hadapilah dunia dengan berani dan gagah. Ucapkan selamat tinggal pada masa kanak-kanakmu dan biarkan menjadi kenangan indah untuk kembali kau ceritakan pada anak-anakmu kelak.

Ingatlah satu pesan Bunda, bahwa selamanya kau akan menjadi “anak-anak” untuk Bunda. Namamu akan selalu Bunda sebut dalam setiap doa Bunda. Bunda akan selalu ada untukmu, kapanpun kau butuhkan, selama nafas ini masih berembus love0085 Free Emoticons   Love

Kakak

Cintaku · Ketawa dulu

Tanda-tanda Penuaan

Pada suatu malam, sambil selonjor di kamar Jendral G sepulang kerja, terjadilah dialog ini.

Aku              : Kak, ganti RCTI dong Nak, Bunda mau nonton sinetron Anak-anak Manusia.

Jendral G    : Hah? Sejak kapan Bunda nonton sinetron?

Aku              : Bunda cuma suka yang ini kok, lucuuuu…

Jendral G    : Bunda nonton di depan aja deh!

Aku              : Waa, di depan adek lagi nonton kartun, gak boleh diganti.

Kekasihku : Lagian ngapain sih nonton sinetron?

Jendral G    : Tau tuh, Yah, tanda-tanda penuaan kali?

Aku              : Hah? Kok bisa, Kak?

Jendral G    : Ya iya, yang nonton sinetron itu kan orang yang udah tua-tua. Tuh buktinya Nenek sama Yangtie suka sinetron?

Bhuaaahahahahaahahahaha……… jadi, sudah mulai menukah aku? 😆 😆 😆

Cintaku · Nimbrung Mikir

Underwater

Si Cantik lagi seneng-senengnya main dengan BFF nya. Seringkali mengerjakan tugas kelompok, ngemal, jalan-jalan bareng ke museum, dan berenang bersama. Ck…ck…ck… anak sembilan tahun tapi gak kalah sama ibu-ibu gaul. Jangan-jangan bentar lagi ngadain arisan deh 😆 Biasanya gantian para orang tua saling mengawasi, tapi aku lebih senang kalo aku yang mendampingi. Bukan apa-apa, kan biar Jendral G bisa ikutan juga, kasihan kalo hanya adiknya yang jalan-jalan saja kan? Meski akhirnya Jendral G bakalan jadi The Next James Bond. Lah priben maning, wong dikelilingi cewek-cewek cantik 😆

Nah, kebetulan Om Master HTML mengadakan lomba, maka foto-foto ketika mereka berenang bisa kupamerkan di sini. Mbikinnya? Ediyan, angel banget! (jangan dibaca: enjel benjet). Apalagi dengan waktu yang curi-curi di kantor, byuh…byuh… Nek sudah di rumah kok bawaannya nguantuk puoll! Belum lagi save ke Banners ABC nya juga uangel biyanget! Semakin panik lah. Nyaris putus asa, tapi kok rugi bener yak kalo gak ikutan. Kesempatan belajar yang bakal dinilai oleh Sang Master. Duuhh, tapi bener-bener bikin senewen. Sudah dikasih tips oleh sesama peserta, oleh Sang Master sendiri teteeeeeppp aja gak iso. Kesimpulannya kayaknya server ABC nya itu untung-untungan ngesavenya. Maka dari 10 foto, 4 scene, sekian banyak text terpaksa disunat jadi seperti di bawah ini. Wis biarin, sing penting jadiiii 😀

Akhirnyaaa, hari ini bisa tayang juga. Moga-moga bisa mencuri hati Sang Master. Stop! Kau mencuri hatiku…hatiku…. (kebanyakan sahur bareng OVJ 😆 )

Nah lha kiyeee…. flash banner a la chocoVanilla….. (lha kok kayak acara masak yak?)

Hari Lebaran makan ketupat

Jangan lupa ayam opornya

Biarpun dahi sampai berlipat

Kalah menang nomor duwa

Banner ini diikutkan pada lomba bikin flash di metamarsphose

Cari Solusi · Cintaku · Nimbrung Mikir

ABC OTW ABG

Tanggal 27 Juni lalu malaikatku, Jendral G, ulang tahun yang kesebelas. Waahh, dari ABC menuju ABG nih! Maka sesuai kesepakatan antara Jendral G dan kami, liburan kenaikan kelas ini akan di…sunat! Gyahahahaha….. Sebetulnya sejak tahun lalu kami sudah menawarkan Jendral G untuk sunat, tapi dia belum mau. Sudah kukatakan bahwa semakin besar nanti semakin alot, jadi sunatnya harus direbus dulu biar empuk Memang Jendral G sempat ketakutan tapi tetap gak mau juga :mrgreen: Akhirnya ketika dijelaskan ayahnya bahwa setiap anak laki muslim mesti disunat bla…bla…bla… akhirnya malaikatku mau. Terjadilah kesepakatan itu, libur kenaikan kelas enam harus sunat 😀

Maka tanggal 6 Juli lalu jadilah malaikatku ini disunat. Pada awalnya kami sempat bingung mau sunat di mana. Survey ke beberapa RS besar di Bekasi ternyataaaa muahal rek! Karena dilakukan oleh neurologist. Sebetulnya sih bisa saja dengan dokter umum, tapi kami lebih memilih dengan dokter ahli saja. Belum lagi menurut kekasihku dokternya haruslah seorang muslim, karena sunat bukanlah sekedar sirkumsisi belaka. Sempat terpikir untuk dilakukan di Rumah Sunatan, secara setiap hari berangkat dan pulang kantor aku selalu melewati tempat ini. Namun lagi-lagi ragu, siapa yang mengerjakan? Dokter atau bukan? Akhirnya kekasihku survey ke websitenya. Akupun menelepon juga untuk lebih mantap.

Ternyata sunat di sana ada dua katagori, katagori anak kurus dan anak gemuk. Jika anak kurus, cukup dilakukan dengan metode smart klamp. Sedangkan untuk anak gemuk dengan electric cauter. Jika anak kurus dilakukan oleh dokter umum maka untuk anak gemuk dilakukan oleh dokter spesialis (owner Rumah Sunatan sendiri). Untuk memastikan katagori yang manakah anak kita maka disarankan untuk konsul lebih dahulu. Dan itulah yang kami lakukan. Jendral G kami konsulkan, dijelaskan dengan sangat mendetail dan jelas sekali oleh dokter umum (lupa namanya tapi ganteng deh ashamed0002 Free Emoticons   Shame ) (digebuk kekasihku 😛 )

Dan ternyata…Jendral G termasuk anak gemuk huwaaa…. bagaimana tidak, dengan tinggi 154 cm dan berat 59 kg? Ck..ck..ck.. aku dulu lulus kuliah aja cuma 60 kg lho! Itu pun sudah termasuk montok bin endut 😳 Sebetulnya bisa saja dengan smart klamp, namun menurut dokter karena terganjal oleh segitiga bawah perutnya yang montok itu takutnya nanti hasil tidak sempurna. Aku jadi cemas, lalu kutanya ke dokternya. Sebetulnya ukuran anak saya ini normal gak, Dok? Waahh, normal banget, Bu! Ukurannya mantep nih, coba lihat! Lalu Pak Dokter menunjukkan besarnya punya Guanteng hihihihihi…. malu aku diketawain dokternya. Habisnya dibilang anak gemuk kan aku jadi takut gak imbang, meski sebetulnya sih memang kelihatan tak masalah punya Guanteng 😛 :mrgreen: (lagi-lagi aku digebuk bojoku 😛 ) Andai saja Jendral G mau disunat tahun lalu ketika belom gemuk, tentu takkan serepot ini. Hehehehe…gak papa, Nak. Memang butuh kesiapan mental bukan?

Akhirnya dokter memberi rujukan untuk dilakukan oleh dokter spesialis. Kami pun kembali ke pendaftaran dan meminta penjelasan. Rupanya dokternya adalah dr. Mahdian Nur Nasution, Sp. BS. Beliau adalah pemilik Rumah Sunatan ini. Akupun bertanya kepada mbaknya, beliau praktek di mana selain mengurus Rumah Sunatan? Ternyata beliau juga berpraktek di RS. Mitra Keluarga Barat dan Timur. Ya sudah, mantaplah kami.

Nah, sekarang mari kita lihat kelebihannya sunat di Rumah Sunatan ini, Kawan. Swear, ini bukan promo, wong aku gak dapat apa-apa kok dari mereka (harusnya dapat diskon nih 😛 ). Aku hanya ingin berbagi, siapa tahu ada yang membutuhkan bukan? (bukaaaaaaaannn)

Ruang tunggu cukup nyaman, anak-anak dibuat santai dengan aneka permainan. Ada PS, Wii, kantin kecil, banyak mainan lah.

Rumah Sunatan
Deg degan :mrgreen:

Konsep sunat di sini memang unik. Anak dibuat santai, sehingga di setiap ruang tindakan disediakan i pad untuk bermain. Bahkan dokter menjelaskan sakitnya suntikan bius dengan memberi contoh cubitan. Kata Jendral G, “Aahh, Dokter, katanya sakitnya seperti dicubit. Ini mah lebih sakiiit.” 😆 Tapi dia hanya berseru kecil “Aaww” ketika suntikan menghunjam penisnya. Malah aku yang keringetan sampe dokternya komentar siapa yang disuntik siapa yang kesakitan ashamed0004 Free Emoticons   Shame

Aku hanya menunggui ketika Guanteng dibius. Ketika tindakan, aku menunggu diluar saja, maaf ya, Nak 😀

Sunatan
Kata Guanteng mainan di ipad kayak anak kecil, main PSP aja deh 😀 Untung bawa. Maka siapkan mainan yang dimaui anak yaaa…

Disain ruangan pun dibuat menarik dengan wall paper yang heroik 😀

wall paper heroik

Setelah sunat, disarankan menggunakan celana khusus yang disediakan, karena tidak diperban sama sekali. Mereka menyebutnya celana batok 😆 Kalo kata Cantik, “Burung Kakak pake gas mask!”

Gas Mask vs celana batok
Celana “batok” vs Gas Mask 😆

Berikut obat-obatan yang dikemas dalam tas mungil, sertifikat (bisa buat nglamar kerja 😆 ). Oh ya, selesai tindakan dokter memberikan hadiah bola 😀 Untuk celana sunat bahannya dari katun jadi cukup adem dan nyaman.

sertifikat3

Selama disunat rupanya Jendral G lebih senang main ponselku daripada main game. Dan inilah ocehannya di grup keluargaku, tentu saja dengan namaku. Budenya pun senang sekali menggoda Guanteng 😆 Sementara aku pun membalasnya dengan G Tab nya Marni :mrgreen: Meski keluarga besar jauh dan tak bisa mendampingi, namun support mereka melalui chatting membuat Jendral G berbesar hati 😀

chit chat
Ndak usah dibaca, abaikan saja 😀

Tips sebelum sunat di Rumah Sunatan:

  1. Sebaiknya konsultasi dulu untuk menentukan katagori manakah Sang Buah Hati
  2. Buat perjanjian seminggu sebelumnya dan datanglah satu jam sebelum jamnya karena cari parkirnya susyaaaahhh, khususnya di musim sunat alias liburan sekolah 😀
  3. Sarapan yang cukup, buat anak santai dan senang
  4. Bawa mainan/game kesukaan anak agar tidak bete dan stress menanti
  5. Tidak perlu semua keluarga besar mengantar, cukup keluarga inti saja plus nenek/eyang agar tidak riuh dan gak kebanyakan mobil parkir 😛
  6. Kenakan celana longgar, jangan pakai jeans. pake sarung juga boleh 😀
  7. Beli celana khusus sunat pada saat pulang konsul, cuci bersih dan dibawa pada saat sunatan nanti. Tidak usah berlebihan, cukup 3-4 saja kecuali ada yang diwarisi 😀
  8. Ayah Bunda silakan mendampingi ketika tindakan, nenek dan adik di luar saja yaaa 😀

Biaya-biaya:

  1. Konsultasi Rp. 50,000
  2. Sunat dengan smart klamp Rp. 1,050,000
  3. Sunat dengan spesialis (khusus katagori gemuk) Rp. 1,950,000
  4. Kontrol hari ketiga dan ketujuh tidak dikenakan biaya (dilakukan oleh perawat)
  5. Buka klamp kayaknya gak bayar juga deh
  6. Celana sunat Rp. 30,000
  7. Washlap antiseptik Rp. 15,000/isi 4 –> katagori gemuk tidak boleh mandi selama 7 hari
  8. Arem-arem Rp. 3,000 enak boo

Nah, semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi orangtua yang hendak menyunatkan anaknya 😀 Rumah Sunatan ini sudah banyak cabangnya, hanya saja kabarnya untuk sunat khusus anak gemuk hanya bisa dilakukan di Rumah Sunatan Jati Asih. Untuk informasi lebih lanjut silakan buka website nya yaa….