Dongeng insomnia · Fiksi Kilat · Iseng Aja

Hujan

“Mengapa kamu bersembunyi melihatku?’ Tanyamu padaku. Aku tersipu dan merapat pada pohon beringin besar ini.

“Kan hujan, memang kamu gak merasakan?” Jawabku sekaligus bertanya.

“Kamu aneh, langit cerah begini kok dibilang hujan. Lihat, jutaan bintang ada di atas sana.”

“Tapi, mengapa ada air mengalir di pipiku?” Tanyaku heran sembari mengusap pipiku.

“Kamu menangis,” jawabmu lirih sambil membelai pipiku.

“Mengapa aku menangis?” Tanyaku tak mengerti.

“Karena sudah bertahun-tahun aku meninggalkanmu di sini.”

“Benarkah? Lalu mengapa sekarang kau datang?”

“Karena kita sudah berada di alam yang sama,” jawabmu dan pipimu pun basah.

Dan akupun berganti mengusap pipinya. Kami bergandengan tangan menuju tanah merahnya, yang masih basah.

Oooh Indahnyaaa....

Kado dari Riani

Hari Kamis, sebuah kado cantik datang dari Riani. Duh, tak sabar untuk segera melihat, padahal Si Cantik sudah menelponku siang bahkan paket itu sudah dibuka olehnya 😀

Dan ketika kulihat salah satu isi kado itu, merinding semua bulu kudukku. Sebuah fiksi mini dengan tulisan yang tak lebih dari 160 karakter telah terukir manis di sebuah mug. Ya ampyuuun Rianiiii, baru kali ini seumur hidupku melihat tulisanku terukir di sebuah benda yang bukan kertas beneran maupun sekedar kertas maya. Lebay ya? Tapi bener Kawan, itu menakjubkan sekalipun mug itu hanya untukku dan tak setiap orang bisa melihat 😀 Idemu sungguh brilliant, Riani, dan ini sungguh surprise buatku (jadi pengen koleksi aneka mug dengan tulisan 160 karekater 😀 ). Thanks a lot, Say 🙂

Rasanya semua hadiah dari Riani ini surprise. Coklat dengan kacang mede! Ah Riani, rupanya you know me so well ya hahahaha…… Coklat itu gue banget gitu loh (bergaya alay 😀 ) Coklat asli Yogya pula. Rupanya sesuai janjinya akan memberi kado kepada pemenang sesuai karakter masing-masing ahaaiiii…. 😀

Yang tak kalah mengejutkan adalah sebuah T shirt capung dari Yogya. Ini sungguh mengejutkan ‘coz size nya “M”. Oh, I wish I’m in “M” size 😛 Dan kaos itupun langsung diklaim oleh Guanteng dan paz! Hahahaha….. Masih satu lagi “Jahe Gula Jawa”, minuman yang menghangatkan. Ini jelas sebanding dengan jamu Marni langganan saya 😛

Makasiy ya Say, atas semua bingkisanmu itu. Semoga persahabatan ktia tetap langgeng tak hanya di dunia maya namun jugak kelak di dunia nyata 😀 (gek ndang rampung sekolahe trus mrene yoo 😀 )

Bukan horror, obsesi yang sudah kukubur tiba-tiba bangkit 😛
Sayang, kupingnya patah hiks... 😥
Ada surat cintanya lhoo 😳 (plax!)